Rupiah Melemah ke Rp17.243 per Dolar AS pada 28 April 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.243 per Dolar AS pada 28 April 2026
Foto: Ilustrasi Rupiah Melemah ke Rp17.243 per Dolar AS pada 28 April 2026.

Nilai tukar rupiah terpantau mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi pembukaan perdagangan Selasa, 28 April 2026.

Berdasarkan data analisis Doo Financial Futures sebagaimana dikutip dari Market, mata uang Garuda ditutup merosot 32 poin atau setara 0,19 persen ke posisi Rp17.243.

Tren penurunan ini tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga melanda sebagian besar mata uang di kawasan Asia Tenggara lainnya yang turut terdepresiasi.

Peso Filipina mencatatkan koreksi terdalam terhadap dolar AS sebesar 0,91 persen, disusul rupee India yang terkontraksi 0,38 persen dan baht Thailand turun 0,50 persen.

Di wilayah lain, dolar Singapura melemah 0,16 persen, yuan China turun 0,14 persen, dolar Taiwan merosot 0,22 persen, serta yen Jepang terdepresiasi 0,16 persen.

Sebaliknya, beberapa mata uang Asia justru menguat tipis, yakni dolar Hong Kong sebesar 0,02 persen, won Korea Selatan 0,01 persen, dan ringgit Malaysia 0,01 persen.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengamati bahwa tekanan terhadap rupiah saat ini dipicu oleh meningkatnya sentimen menghindari risiko atau risk off di pasar global.

Kondisi tersebut muncul setelah harapan damai di Timur Tengah kembali meredup akibat laporan ketidakpuasan Donald Trump terhadap proposal perdamaian yang diajukan Iran.

Faktor Tekanan dan Intervensi Bank Indonesia

Ketidakpastian geopolitik mendorong penguatan dolar AS sebagai aset aman (safe haven), yang secara otomatis menekan mayoritas mata uang negara berkembang (emerging markets).

Pelaku pasar kini tengah mencermati langkah otoritas moneter domestik dalam meredam volatilitas nilai tukar yang berlebihan akibat fluktuasi global tersebut.

Bank Indonesia dikabarkan akan terus melakukan intervensi pasar secara intensif guna menjaga stabilitas rupiah agar tetap bergerak dalam rentang yang terkendali.

Investor cenderung bersikap hati-hati dan mengalihkan modal mereka ke instrumen investasi yang lebih aman karena kondisi Timur Tengah yang berubah-ubah.

"Secara teknikal, rupiah diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp17.150 hingga Rp17.300 per dolar AS," ujar Lukman pada Selasa (28/4/2026).

Data Pergerakan Mata Uang Asia terhadap Dolar AS 28 April 2026
Mata UangNegaraPerubahan (%)
Indonesia-0,19%Filipina
-0,91%India-0,38%
Thailand-0,50%Singapura
-0,16%China-0,14%
Jepang-0,16%Korea Selatan
+0,01%Malaysia+0,01%

Artikel terkait

Rekomendasi