Royal Enfield resmi memperkenalkan Flying Flea C6 sebagai model kendaraan listrik pertama yang difokuskan untuk mobilitas perkotaan pada Jumat, 10 April 2026. Sesi uji coba dan pemesanan unit telah dibuka di Bengaluru, India, sebagai penanda ekspansi pabrikan ke segmen roda dua ramah lingkungan.
Dilansir dari Detik Oto, Flying Flea C6 dipasarkan dengan harga mulai Rs 2,79 lakh atau sekitar Rp51 juta untuk pasar India. Konsumen juga diberikan pilihan skema Battery-as-a-Service (BaaS) yang dapat menekan harga jual menjadi Rs 1,99 lakh atau setara Rp36 juta.
Struktur kendaraan ini menggunakan rangka aluminium ringan dengan bobot total hanya 124 kg guna menunjang kelincahan di jalur kota. Desainnya mengadopsi estetika klasik era 1940-an yang dipadukan dengan elemen modern seperti tangki model tetesan air dan velg berukuran 19 inci.
Spesifikasi teknis menunjukkan motor ini dibekali baterai berkapasitas 3,91 kWh yang mampu menghasilkan tenaga puncak 15,4 kW. Berdasarkan standar IDC, Flying Flea C6 diklaim memiliki jarak tempuh maksimal sejauh 154 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Performa mesin listrik ini menghasilkan torsi sebesar 60 Nm yang memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 60 km/jam dalam waktu 3,7 detik. Kecepatan tertinggi yang dapat diraih motor listrik ini dibatasi pada angka 115 km/jam untuk menjaga efisiensi baterai.
Sistem pengisian daya dirancang fleksibel sehingga pemilik dapat menggunakan stop kontak rumah biasa sebesar 16A. Proses pengisian daya dari kapasitas 20 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 60 menit melalui fitur pengisian cepat yang tersedia.
Fitur teknologi yang disematkan mencakup panel layar TFT 3,5 inci yang mendukung konektivitas Bluetooth, WiFi, serta jaringan 4G. Pengendara juga mendapatkan fasilitas navigasi, pembaruan perangkat lunak melalui udara (OTA), cruise control, dan sistem keamanan cornering ABS.
Manajemen menjadwalkan pengiriman unit Flying Flea C6 kepada konsumen akan dimulai pada akhir Mei 2026 mendatang.