Robert Kiyosaki Prediksi Harga Emas Sentuh US$ 100.000

Robert Kiyosaki Prediksi Harga Emas Sentuh US$ 100.000
Foto: Ilustrasi Robert Kiyosaki Prediksi Harga Emas Sentuh US$ 100.000.

Prediksi mengejutkan mengenai lonjakan harga emas kembali dilontarkan oleh Robert Kiyosaki, pengamat pasar sekaligus penulis buku finansial populer Rich Dad Poor Dad. Proyeksi bombastis ini menyoroti potensi kenaikan nilai logam mulia yang sangat signifikan di masa depan.

Seperti dikutip dari Investor Daily melalui laporan Mint pada Selasa (26/5/2026), Robert Kiyosaki menyandarkan pandangannya pada analisis ahli strategi pasar veteran, Jim Rickards. Sosok ahli tersebut meyakini bahwa nilai emas berpeluang besar meroket hingga menembus angka US$ 100.000 per troy ounce.

Tidak hanya komoditas kuning, Robert Kiyosaki juga menguraikan estimasi positif untuk perak yang diperkirakan mampu bertengger di level US$ 200 per ons. Kendati demikian, ia sama sekali tidak memberikan rincian lini masa atau waktu pasti mengenai kapan target fantastis kedua logam mulia tersebut akan terealisasi.

"Jim Richards memperkirakan harga emas akan mencapai US$ 100.000. Saat ini harga emas berada di US$ 4.500. Saya pikir harga perak akan mencapai US$ 200 per ons. Saat ini harga perak berada di US$ 75,ÔÇØ tulis Robert Kiyosaki dalam unggahannya.

Pernyataan bernada optimis dari Robert Kiyosaki ini muncul pada momentum ketika pasar global sedang didera berbagai sentimen negatif. Beberapa di antaranya meliputi eskalasi ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah serta Eropa Timur.

Faktor makroekonomi lain seperti lonjakan inflasi yang tinggi, pembengkakan utang pemerintah di berbagai belahan dunia, hingga ketidakpastian arah kebijakan bank sentral turut memperkeruh situasi pasar saat ini.

Mengenai latar belakang pandangan tersebut, Jim Rickards tercatat sudah sejak lama menyuarakan kekhawatiran terhadap sistem moneter global. Beberapa indikator utamanya adalah produksi utang yang terlampau masif, kemerosotan nilai mata uang fiat, hingga fragmentasi politik dunia.

Walakin, para pelaku pasar lain menilai proyeksi angka emas sebesar US$ 100.000 per troy ounce maupun perak senilai US$ 200 per ons masih sangat spekulatif. Pencapaian angka tersebut dinilai bakal sangat bergantung pada dinamika ekstrem dari kondisi ekonomi serta moneter global ke depan.

Selama ini, Robert Kiyosaki konsisten mengampanyekan pentingnya mengalihkan kekayaan pada aset riil yang dinilai lebih kebal terhadap krisis. Dirinya berulang kali menyarankan kepemilikan emas, perak, serta Bitcoin daripada menimbun mata uang kertas atau produk keuangan konvensional.

Artikel terkait

Rekomendasi