Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyoroti tingginya risiko kecelakaan di pelintasan sebidang antara jalan raya dan jalur kereta api pada Rabu (29/4/2026). Insiden terbaru yang melibatkan taksi dan kereta di Bekasi mempertegas perlunya kewaspadaan ekstra pengemudi saat melewati titik rawan tersebut.
Kecelakaan di lokasi pertemuan rel dan jalan raya dinilai bukan merupakan permasalahan teknis perkeretaapian. Berdasarkan data nasional yang dilansir dari Otomotif, angka kematian di jalan raya mencapai 70 hingga 80 jiwa setiap harinya.
Djoko Setijowarno menjelaskan bahwa insiden di area tersebut secara hukum dan fungsional dikategorikan sebagai peristiwa lalu lintas jalan raya. Hal ini disebabkan karena kendaraan bermotor yang melintasi jalur tetap milik kereta api.
ÔÇ£Kalau di pelintasan itu, kecelakaannya kecelakaan di jalan, bukan kereta api,ÔÇØ ujarnya Djoko Setijowarno, Pengamat Transportasi.
Minimnya infrastruktur pendukung menjadi faktor utama yang memperbesar risiko fatalitas di lapangan. Banyak pelintasan sebidang di berbagai wilayah Indonesia saat ini belum memiliki palang pintu otomatis maupun penjagaan petugas secara resmi.
Ketiadaan sistem pengamanan aktif ini menempatkan disiplin individu sebagai faktor penentu keselamatan yang paling krusial. Kondisi tersebut diperparah dengan kebiasaan pengemudi yang sering berhenti di atas rel saat terjadi antrean kendaraan.
Djoko memberikan istilah khusus bagi fenomena kerawanan di pelintasan yang minim fasilitas keamanan tersebut. Ia menekankan bahwa persoalan ini berkaitan erat dengan kepedulian negara terhadap standar keselamatan publik.
ÔÇ£Persoalannya bagaimana negara ini peduli dengan keselamatan. Padahal setiap hari sekitar 70 hingga 80 orang meninggal di jalan raya,ÔÇØ kata Djoko Setijowarno, Pengamat Transportasi.
Secara teknis, pengemudi diimbau untuk memastikan ruang di depan rel benar-benar kosong sebelum melintas. Kepekaan terhadap isyarat suara seperti klakson lokomotif atau getaran pada rel menjadi langkah antisipasi mandiri guna menghindari potensi benturan dengan kereta yang melintas.