Suhu Panas Layanan Cuci Helm Berisiko Merusak Komponen Vital EPS

Suhu Panas Layanan Cuci Helm Berisiko Merusak Komponen Vital EPS
Foto: Ilustrasi Suhu Panas Layanan Cuci Helm Berisiko Merusak Komponen Vital EPS.

Pemilik sepeda motor diingatkan untuk menghindari metode pencucian helm menggunakan suhu tinggi karena berisiko merusak struktur interior Expanded Polystyrene atau EPS. Paparan panas berlebih dari alat pengering maupun sistem uap diklaim dapat menurunkan fungsi keselamatan helm dalam meredam benturan, sebagaimana dilansir dari Otomotif.

Aditya Wahyu Nugroho, pemilik bengkel spesialis servis helm 1DS Inside, menyoroti tren penggunaan kotak pemanas dan uap panas yang saat ini banyak ditawarkan jasa pencucian. Menurut penjelasannya, suhu tinggi tersebut menyebabkan komponen vital helm menjadi tidak presisi atau goyang.

"Sekarang ada lagi yang modelan box pakai pemanas, ada lagi yang nyucinya pakai steam panas atau diuap. Itu efeknya nanti ketika habis nyuci, EPS sudah goyang. Padahal EPS tidak boleh kena benar-benar panas," ujar Wahyu kepada Kompas.com belum lama ini.

Penurunan fungsi perlindungan terjadi apabila struktur EPS sudah tidak lagi menempel secara sempurna pada cangkang luar helm. Wahyu menekankan pentingnya mempertahankan proses pencucian manual demi menjaga integritas material pendukung keselamatan tersebut.

"Ujung-ujungnya balik lagi, manual lagi. Kita ibaratkan helm ini sama kayak baju, setiap hari dipakai kena keringat dan debu. Jadi memang harus dibersihkan, tapi dengan cara yang benar," katanya.

Faktor penyimpanan sehari-hari juga memegang peranan krusial dalam menjaga kebersihan interior tanpa harus terlalu sering melakukan pencucian. Pemilik disarankan menghindari paparan sinar matahari langsung untuk mencegah kerusakan cat dan timbulnya bau yang sulit dihilangkan.

Teknik penyimpanan yang benar adalah dengan memposisikan helm secara miring atau menyamping dengan kondisi kaca terbuka guna menjaga sirkulasi udara. Untuk helm yang jarang digunakan, penggunaan lemari kaca atau dus original sangat dianjurkan untuk menjaga kelembapan kulit sintetis.

"Penyimpanan, peletakan helm, dan segala macam itu sangat penting untuk meminimalisir seberapa sering kita harus melakukan detailing atau cuci," kata Wahyu.

Artikel terkait

Rekomendasi