Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor Telan Rp9 Miliar, Target Rampung 2026

Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor Telan Rp9 Miliar, Target Rampung 2026
Foto: Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor Telan Rp9 Miliar, Target Rampung 2026. (Illustration by Pexels)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan dana sebesar Rp9 miliar untuk memoles kembali Museum Pajajaran di Kota Bogor. Proyek revitalisasi ini bertujuan untuk mempercantik serta meningkatkan kualitas fasilitas seni dan budaya di wilayah tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pembenahan ini merupakan langkah nyata setelah suksesnya perhelatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Kegiatan budaya tersebut sebelumnya telah berhasil menyedot antusiasme masyarakat dengan melibatkan berbagai unsur seni daerah.

Transformasi Kawasan Menjadi Palataran Binokasih

Penataan tidak hanya berfokus pada bangunan museum, tetapi juga mencakup perbaikan infrastruktur di sekitarnya. Pemerintah akan merapikan jalan, trotoar, sistem pencahayaan, hingga area taman agar lebih estetik dan tertata.

Kawasan ini nantinya akan menyandang nama baru, yakni Palataran Binokasih. Konsep penataannya akan menghubungkan area Museum Pajajaran hingga kawasan Lawang Suryakencana, mengikuti jalur yang sebelumnya digunakan dalam rute kirab budaya.

Rencana pembangunan fisik dalam proyek revitalisasi ini meliputi:

  • Perbaikan akses jalan dan pelebaran trotoar bagi pejalan kaki.
  • Pemasangan lampu penerangan jalan yang lebih artistik dan terang.
  • Penataan taman kota untuk menciptakan ruang terbuka hijau yang nyaman.
  • Revitalisasi bangunan museum sebagai pusat edukasi sejarah Sunda.

Program ini dirancang agar Pemerintah Kota Bogor dapat berbagi peran dalam pembangunan wilayah. Gubernur Dedi berharap Pemerintah Kota Bogor bisa lebih fokus pada penataan di tingkat kelurahan sementara provinsi menangani kawasan budaya utama.

Upaya Pelestarian Budaya dan Warisan Sejarah

Revitalisasi ini diharapkan mampu memperkuat fungsi Museum Pajajaran sebagai jantung pelestarian budaya Sunda. Selain sebagai tempat wisata, museum ini diproyeksikan menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mempelajari sejarah daerahnya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini serta pelaksanaan kirab budaya yang baru saja usai. Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut merupakan upaya besar dalam memuliakan kembali warisan leluhur Sunda.

Ringkasan informasi mengenai proyek revitalisasi Museum Pajajaran:

Aspek Pembangunan Keterangan Detail
Total Anggaran Rp9 Miliar
Lokasi Utama Kota Bogor (Museum Pajajaran - Lawang Suryakencana)
Nama Kawasan Baru Palataran Binokasih
Fokus Utama Infrastruktur jalan, taman, dan fasilitas edukasi budaya

Sebagai informasi tambahan, perhelatan kirab budaya yang menjadi pemicu revitalisasi ini menampilkan benda bersejarah Mahkota Binokasih Sanghyang Pake. Acara tersebut dimeriahkan oleh seniman dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, serta perwakilan dari Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah.

Dengan adanya penataan ini, wajah Kota Bogor diharapkan semakin ikonik sebagai pusat kebudayaan Jawa Barat. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kota menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan wisata sejarah yang modern namun tetap relevan.

Artikel terkait

Rekomendasi