Infinix Note 60 Pro benar-benar mengacak-acak standar kelas menengah saat saya pertama kali memegangnya di bulan Mei 2026 ini. Janji brand ini untuk memberikan baterai raksasa 6500mAh dalam bodi yang tetap ramping bukan sekadar gimik pemasaran belaka.
Ketika saya mengeluarkan unit ini dari kotaknya, kesan pertama saya adalah betapa berbedanya build quality seri ini dibanding pendahulunya. Spek Infinix Note 60 Pro yang membawa Snapdragon 7s Gen 4 5G Platform menandai era baru kerja sama Infinix dengan Qualcomm secara lebih serius.
Saya cukup kaget karena ponsel ini tidak terasa berat meski menggendong kapasitas daya yang masif. Dengan ketebalan hanya 7,4 mm, Infinix berhasil melakukan keajaiban teknik yang membuat kompetitornya di kisaran harga yang sama terlihat tertinggal jauh.
Saat saya menyalakan layarnya, panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K langsung menyapa dengan saturasi warna yang sangat hidup. Kerapatan piksel 429 ppi membuat setiap teks dan ikon terlihat sangat tajam tanpa ada kesan pecah sedikit pun.
Pengalaman scrolling di media sosial terasa sangat mulus berkat refresh rate 144Hz yang adaptif. Saya merasa transisi antar aplikasi jauh lebih responsif dibandingkan layar 120Hz standar yang biasanya ada pada hp terbaru 2026 lainnya.
Satu hal yang paling saya apresiasi adalah kecerahan puncaknya yang mencapai 4500 nits. Ketika saya menggunakannya di bawah terik matahari Jakarta jam 12 siang, konten di layar tetap terbaca dengan sangat jelas tanpa harus menutupi layar dengan tangan.
Selain itu, fitur 2304Hz PWM Dimming sangat membantu menjaga kenyamanan mata saya saat menggunakan ponsel di dalam kamar yang gelap total sebelum tidur. Tidak ada lagi rasa perih atau pusing akibat flicker layar yang berlebihan.
Lalu, muncul pertanyaan di benak banyak orang seperti "apakah layar melengkung ini mudah pecah?". Infinix sudah mengantisipasinya dengan proteksi Gorilla Glass 7i yang diklaim jauh lebih tahan benturan dibandingkan kaca standar.
Performa Snapdragon 7s Gen 4 untuk Gaming Berat
Berpindah ke urusan dapur pacu, kelebihan Snapdragon 7s Gen 4 benar-benar terasa saat saya mencoba menjalankan game berat. Arsitektur terbaru dari Qualcomm ini memberikan kestabilan frame rate yang luar biasa stabil tanpa panas berlebih.
Selama pengujian bermain game open-world populer selama dua jam nonstop, suhu bodi belakang hanya terasa hangat kuku. Manajemen termal Infinix Note 60 Pro kali ini patut diacungi jempol karena tidak ada throttling yang mengganggu permainan.
Kombinasi RAM hingga 12GB membuat multitasking terasa sangat ringan di hp terbaru 2026 ini. Saya bisa membuka puluhan tab di browser sambil melakukan editing video pendek tanpa ada aplikasi yang terpaksa restart di latar belakang.
Penyimpanan internal UFS 2.2 sebesar 256GB memberikan kecepatan baca tulis data yang cukup cepat, meski saya berharap mereka memberikan tipe UFS 3.1. Namun, untuk penggunaan harian, perbedaan kecepatannya tidak terlalu terasa secara signifikan.
Kehadiran sistem operasi Android 16 dengan antarmuka XOS 16 memberikan pengalaman pengguna yang lebih bersih. Saya melihat banyak pengurangan bloatware dibandingkan seri-seri sebelumnya, yang membuat navigasi terasa jauh lebih intuitif dan ringan.
Baterai 6500mAh dan Teknologi Self Healing
Inilah bintang utama dari Infinix Note 60 Pro: kapasitas baterai yang mencapai 6500mAh di beberapa pasar global. Dalam penggunaan intens saya sebagai driver ojek online seharian, ponsel ini sanggup bertahan dari pagi hingga malam tanpa perlu power bank.
Ada fitur unik yang membuat saya tertarik, yaitu teknologi self-healing pada baterainya. Infinix mengklaim teknologi ini mampu memulihkan 1% kesehatan baterai setiap 200 siklus pengisian daya, sebuah inovasi yang jarang ditemukan pada merek lain.
Seringkali muncul kekhawatiran seperti "berapa lama cas baterai sebesar itu?". Ternyata, pengisian cepat 90W yang disertakan mampu mengisi daya hingga 50% hanya dalam waktu 16 menit saja.
Jika Anda memiliki waktu lebih luang, pengisian hingga penuh 100% memakan waktu sekitar 41 menit. Mengingat kapasitasnya yang sangat besar, durasi pengisian ini termasuk sangat impresif dan efisien untuk mobilitas tinggi.
Dukungan pengisian nirkabel 30W juga menjadi nilai tambah yang luar biasa di kelas harganya. Saya sering menaruhnya di stand charger mobil saat menempuh perjalanan jauh agar baterai tetap terisi tanpa harus repot dengan kabel.
Kamera 50MP OIS dan Kualitas Video
Sektor kamera pada Infinix Note 60 Pro mengalami peningkatan yang cukup drastis di bagian sensor utamanya. Sensor 50MP dengan bukaan f/1.59 dan dukungan OIS (Optical Image Stabilization) menghasilkan foto yang tajam bahkan dalam kondisi minim cahaya.
Saat saya mencoba memotret suasana kota di malam hari, noise yang dihasilkan sangat minim dan detail pada bagian bayangan tetap terjaga dengan baik. Stabilisasi perangkat keras ini juga sangat membantu saat merekam video sambil berjalan kaki.
Kamera ultra-wide 8MP dengan sudut pandang 112 derajat juga cukup fungsional untuk menangkap pemandangan luas. Meskipun detailnya tidak sebagus kamera utama, reproduksi warnanya tetap konsisten sehingga tidak terlihat jomplang saat berganti lensa.
Bagi Anda yang sering mabuk saat melihat layar di dalam kendaraan, fitur stabilisasi layarnya juga membantu mengurangi efek mual. Beberapa pengguna bahkan mencari "cara mengatasi mual main hp di mobil" dengan memanfaatkan refresh rate tinggi dan kestabilan visual yang ditawarkan ponsel ini.
Berikut adalah ringkasan teknis yang saya rangkum setelah pengujian intensif selama dua minggu penggunaan harian:
| Fitur Utama | Detail Spesifikasi |
|---|---|
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 4 5G |
| Layar | 6,78 inci AMOLED 144Hz |
| Baterai | 6500 mAh |
| Pengisian Daya | 90W Kabel / 30W Nirkabel |
| Kamera Utama | 50MP OIS (f/1.59) |
| Sistem Operasi | Android 16 / XOS 16 |
| Ketahanan | Sertifikasi IP64 |
Kekurangan yang Perlu Anda Pertimbangkan
Tentu saja tidak ada ponsel yang sempurna, begitu juga dengan Infinix Note 60 Pro ini. Salah satu kekurangan yang saya rasakan adalah absennya lubang audio jack 3.5mm yang bagi sebagian orang masih sangat penting untuk earphone kabel.
Selain itu, penggunaan penyimpanan tipe UFS 2.2 terasa sedikit agak tertinggal untuk ponsel yang menggunakan chipset Snapdragon seri 7 terbaru. Meskipun stabil, kecepatan transfer file besar akan terasa sedikit lebih lambat dibanding kompetitor yang sudah memakai UFS 3.1.
Sertifikasi IP64 yang dimilikinya memang memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air. Namun, ini bukan berarti Anda bisa membawanya berenang atau merendamnya di dalam air, jadi tetap harus ekstra hati-hati saat hujan deras.
Bobotnya yang mencapai 201 gram mungkin akan terasa agak berat bagi pengguna yang terbiasa dengan ponsel ringan di bawah 180 gram. Penggunaan satu tangan dalam durasi lama mungkin akan membuat pergelangan tangan sedikit cepat lelah.
Banyak juga yang bertanya terkait "hp yang dapet update android 16" apakah akan berlanjut ke versi berikutnya. Infinix menjanjikan dukungan pembaruan yang lebih baik kali ini, namun kepastian update ke Android 17 masih harus kita tunggu konfirmasi resminya.
Kesimpulan dari Pengalaman Penggunaan
Melihat perbandingan Infinix Note 60 pro vs Note 50 pro, lompatan performa dan efisiensi dayanya terasa sangat signifikan. Penggunaan chipset Qualcomm benar-benar mengubah persepsi saya terhadap stabilitas software dan hardware dari brand ini.
Infinix Note 60 Pro adalah pilihan yang sangat solid jika Anda mencari hp layar amoled 144hz murah namun tetap memiliki performa yang bisa diandalkan untuk gaming. Kapasitas baterai 6500mAh menjadi nilai jual tak terkalahkan bagi para pejuang jalanan.
Meski ada beberapa kompromi di sektor tipe penyimpanan dan bobot, paket penjualan yang ditawarkan sangat kompetitif. Desainnya yang modern dengan bezel tipis rasio 89,4% memberikan kesan ponsel flagship yang harganya jauh lebih mahal.
Bagi saya, ponsel ini adalah pembuktian bahwa Infinix sudah siap naik kelas dan bersaing di segmen yang lebih premium. Kemampuan kamera dengan OIS dan pengisian daya nirkabel adalah fitur-fitur yang dulu hanya mimpi untuk ada di seri Note mereka.
Infinix Note 60 Pro memberikan standar baru bagi perangkat kelas menengah di tahun 2026. Kombinasi baterai monster dan efisiensi Snapdragon 7s Gen 4 menciptakan keseimbangan yang sulit ditemukan pada brand kompetitor dalam rentang harga yang sama saat ini.