Review Performa Gaming Samsung Galaxy A57 5G: Menjajal Chipset Exynos 1680

Review Performa Gaming Samsung Galaxy A57 5G: Menjajal Chipset Exynos 1680
Foto: Ilustrasi Review Performa Gaming Samsung Galaxy A57 5G: Menjajal Chipset Exynos 1680.
Samsung Galaxy A57 5G hadir sebagai ponsel kelas menengah yang mulai mendekati performa flagship lawas berkat penggunaan chipset Exynos 1680. Ponsel ini mampu menjalankan berbagai game kelas berat dengan ukuran di atas 20 GB meski dengan catatan pada stabilitas frame rate dan suhu perangkat.
Spesifikasi dan Skor Benchmark Samsung Galaxy A57 5G
Komponen/ParameterDetail Spesifikasi / Skor
ChipsetExynos 1680 (4 nm)
CPUOcta-core (1x 2,9 GHz, 4x 2,6 GHz, 3x 1,95 GHz)
GPUXclipse 550
RAM8 GB / 12 GB
Penyimpanan128 GB / 256 GB
AnTuTu v111.347.907 poin
Geekbench 6 Single-core1.379
Geekbench 6 Multi-core4.387
Geekbench 6 GPU6.845
3DMark Wild Life Extreme1.661
3DMark Steel Nomad Light748
Harga 8/128 GBRp 7.599.000
Harga 8/256 GBRp 8.299.000
Harga 12/256 GBRp 8.999.000

Desain dan Hardware

Samsung membekali perangkat ini dengan arsitektur CPU Cortex-720 dan Cortex-520 yang dikombinasikan dengan GPU Xclipse 550. Secara teori dan hasil benchmark sintetis, performanya berada di kisaran yang mendekati seri flagship lama seperti Galaxy S22 atau S23 Series. Media penyimpanan hingga 256 GB juga sangat krusial mengingat game-game modern saat ini menuntut ruang penyimpanan yang sangat besar, seringkali melebihi 20 GB.

Performa Gaming Riil

Dalam pengujian Genshin Impact dengan pengaturan grafis terendah (Lowest), ponsel ini menghasilkan 17ÔÇô30 FPS. Penurunan frame rate hingga di bawah 20 FPS terjadi saat memasuki kota besar atau pertempuran intens, namun masih tergolong layak main (playable) untuk aktivitas harian. Sementara itu, pada game Where Winds Meet, performa berfluktuasi di angka 15ÔÇô30 FPS dengan pengaturan grafis Balanced. Kendala serupa ditemukan pada Wuthering Waves dan Neverness to Everness (NTE), di mana fluktuasi FPS dan stutter saat memuat area baru masih menjadi tantangan utama bagi chipset Exynos 1680 ini.

Stabilitas dan Pengalaman Bermain

Honkai: Star Rail tercatat sebagai game yang paling stabil dalam pengujian ini, mampu berjalan di pengaturan Medium dengan angka 20ÔÇô30 FPS yang konsisten. Karena mekanik permainannya yang bersifat turn-based, penurunan frame rate yang sesekali muncul tidak terlalu mengganggu pengalaman bermain. Namun, satu catatan penting bagi pengguna adalah suhu perangkat yang terpantau cukup hangat selama sesi permainan, bahkan di ruangan berpendingin udara. Jika pengaturan grafis dipaksa ke level lebih tinggi, peningkatan suhu ini berpotensi memengaruhi kenyamanan tangan dan stabilitas performa jangka panjang.

Kelebihan

  • Skor benchmark tinggi di kelas menengah, mendekati seri flagship lama.
  • Mampu menjalankan game berat berukuran di atas 20 GB.
  • Performa stabil pada game turn-based seperti Honkai: Star Rail.
  • Pilihan RAM dan penyimpanan internal yang cukup lega.

Kekurangan

  • Frame rate tidak stabil pada game open-world dengan setting grafis default.
  • Sering terjadi stutter dan drop FPS di bawah 20 pada adegan kompleks.
  • Suhu perangkat cepat menghangat saat beban kerja tinggi.
  • Belum mampu memberikan pengalaman 60 FPS yang stabil pada game berat.

Samsung Galaxy A57 5G adalah pilihan yang solid bagi gamer kasual hingga semi-serius yang menginginkan fitur modern dengan harga lebih terjangkau dibanding flagship. Meski harus berkompromi dengan pengaturan grafis rendah untuk stabilitas, ponsel ini tetap mampu menangani judul-judul game terberat di Android saat ini.

Artikel terkait

Rekomendasi