Restrukturisasi Grup TOWR Mempercepat IBST Ajukan Go Private dan Delisting

Restrukturisasi Grup TOWR Mempercepat IBST Ajukan Go Private dan Delisting
Foto: Ilustrasi Restrukturisasi Grup TOWR Mempercepat IBST Ajukan Go Private dan Delisting.

Rencana besar untuk menjadi perusahaan tertutup (go private) dan menghapuskan pencatatan saham (delisting) dari Bursa Efek Indonesia kini tengah dipersiapkan oleh PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST). Langkah korporasi ini dijadwalkan untuk meminta persetujuan para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 5 Mei mendatang.

Dilansir dari Investortrust, PT Iforte Solusi Infotek selaku pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 99,95 persen saham IBST menawarkan harga pembelian kembali (buyback) saham publik sebesar Rp 5.400. Nilai penawaran tersebut terpaut cukup jauh di bawah harga penutupan perdagangan saham IBST di Bursa Efek Indonesia sebelumnya yang berada di level Rp 8.475.

Manajemen anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ini memberikan penjelasan resmi melalui keterbukaan informasi di BEI pada Selasa (21/4/2026). Pihak manajemen mengungkapkan bahwa IBST bersama dengan Iforte telah melakukan evaluasi mendalam mengenai strategi bisnis jangka panjang Grup TOWR demi mewujudkan pengelolaan aset dan operasional yang lebih efisien.

"Sejalan dengan pelaksanaan strategi bisnis tersebut, dipandang perlu untuk melakukan restrukturisasi dalam Grup TOWR, termasuk meninjau ulang status kepemilikan saham oleh TOWR di beberapa anak perusahaan," tulis pengumuman resmi tersebut.

Apabila agenda go private dan delisting ini memperoleh restu dari RUPSLB pemegang saham independen, manajemen IBST menyatakan bahwa Iforte siap mengeksekusi penawaran tender sukarela. Proses pembelian saham milik publik tersebut akan tetap berjalan dengan harga penawaran Rp 5.400 per lembar saham.

Meskipun sedang bersiap hengkang dari status perusahaan terbuka, IBST mencatatkan performa keuangan yang positif berdasarkan data terbarunya. Pendapatan perseroan berhasil tumbuh menjadi Rp 871,89 miliar pada tahun 2025, meningkat dari perolehan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 862,46 miliar. Sementara itu, laba tahun berjalan IBST dilaporkan menyentuh angka Rp 411,44 miliar.

Artikel terkait

Rekomendasi