Bengkel Spesialis Rekomendasikan BMW E36 dan Mercedes W124 bagi Pemula

Bengkel Spesialis Rekomendasikan BMW E36 dan Mercedes W124 bagi Pemula
Foto: Ilustrasi Bengkel Spesialis Rekomendasikan BMW E36 dan Mercedes W124 bagi Pemula.

Pemula yang ingin memelihara mobil Eropa lawas disarankan memilih BMW seri 3 kode bodi E36 atau Mercedes-Benz W124 karena kemudahan perawatan dan ketersediaan komponen. Pilihan ini merujuk pada aspek durabilitas mesin serta kenyamanan berkendara harian sebagaimana dilansir dari Otomotif.

Effry dari bengkel spesialis New Benefit Auto Service Bogor menjelaskan bahwa BMW E36, khususnya tipe 318i keluaran tahun 1997, sangat diminati anak muda. Model ini dianggap lebih unggul dibandingkan varian sebelumnya karena teknologi mesin yang digunakannya.

"Anak-anak muda banyak suka E36. Kalau buat harian, sebenarnya enak yang 318i tahun 1997. Itu enak karena sudah tidak pakai timing belt, tapi sudah pakai rantai (timing chain)," ujar Effry, spesialis bengkel New Benefit Auto Service.

Kenyamanan khas mobil Eropa tetap terjaga pada unit ini tanpa memberikan beban teknis yang berat bagi pemiliknya. Effry menekankan bahwa aspek pemeliharaannya sangat sederhana bagi pengguna baru.

"Udah lebih nyaman saja, minim perawatan. Paling hanya ganti oli rutin, tidak repot ngerawatnya," katanya.

Sebagai alternatif di luar merek BMW, Mercedes-Benz W124 atau yang populer dengan sebutan Mercy Boxer menjadi rekomendasi utama. Mobil yang diproduksi antara tahun 1990 hingga 1997 ini menyandang predikat sebagai salah satu kendaraan paling tangguh dari pabrikan Jerman.

"Kalau Mercedes, ya bandel itu Boxer W124. Awet dan bandel, makanya jadi legendaris. Rentang tahunnya sekitar 1990 sampai 1997. Kaki-kakinya juga enak saja dipakai," tutur Effry.

Kendati memiliki daya tahan tinggi, Mercy Boxer memiliki konsekuensi pada konsumsi bahan bakar yang relatif lebih boros dibandingkan BMW E36. Hal ini disebabkan oleh kapasitas mesinnya yang tersedia dalam rentang 2.000 cc hingga 3.200 cc.

"Minusnya ya lebih gede bensinnya. Memang bukan untuk diadu hemat, tapi dikejar nyamannya. Siap-siap saja duitnya buat beli bensin. Kecuali kalau beli mobil tahun muda, itu sudah lebih efisien," ucapnya.

Efisiensi bahan bakar pada mobil keluaran tahun lebih muda tidak selalu berbanding lurus dengan biaya perawatan secara keseluruhan. Effry memberikan peringatan mengenai kompleksitas sistem pada unit-unit terbaru yang berpotensi meningkatkan biaya servis.

"Mobil tahun baru (biaya) perbaikannya lebih gede dan bisa lebih rewel dibanding model-model legendaris tadi," pungkas Effry.

Artikel terkait

Rekomendasi