Pemerintah Salurkan Anggaran Ketahanan Pangan Rp93,4 Triliun

Pemerintah Salurkan Anggaran Ketahanan Pangan Rp93,4 Triliun
Foto: Ilustrasi Pemerintah Salurkan Anggaran Ketahanan Pangan Rp93,4 Triliun.

Pemerintah merealisasikan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp93,4 triliun atau 64,6 persen dari total pagu APBN 2025 senilai Rp144,6 triliun hingga akhir Oktober 2025. Penyerapan ini mencakup belanja pusat, transfer ke daerah, hingga pembiayaan untuk penguatan sektor pangan nasional.

Dilansir dari Investortrust, data realisasi per akhir Oktober 2025 menunjukkan dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, pengelolaan lahan, sektor perikanan, serta penyediaan stok beras nasional melalui Bulog. Anggaran infrastruktur pertanian sendiri telah terserap Rp11,9 triliun guna menyelesaikan 15 unit bendungan dan irigasi seluas 216.000 hektare.

Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman DJA Kemenkeu, Tri Budhianto, menjelaskan bahwa capaian realisasi yang belum maksimal ini disebabkan oleh perbedaan waktu antara pengerjaan fisik dan administrasi keuangan. Hal itu ia sampaikan di Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (9/12/2025).

"Jadi (saat) fisiknya sudah berjalan, tapi keuangan biasanya agak terlambat di belakangnya dari realisasi fisiknya," kata Tri Budhianto, Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman DJA Kemenkeu.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran kontrak pembangunan yang baru dilakukan saat jatuh tempo menjadi faktor utama. Selain itu, sekuens anggaran sangat dipengaruhi oleh pola musim tanam yang meliputi masa pra tanam hingga pascapanen.

"Kalau alokasi anggarannya mulai disediakan sebelum mulai dari tanam sampai pasca-panen, maka dia realisasinya pasti akan sekuens," ujar Tri Budhianto, Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman DJA Kemenkeu.

Pemerintah juga telah menyalurkan Rp6,6 triliun dari pagu Rp10,9 triliun untuk program cetak sawah dan intensifikasi lahan seluas 160.500 hektare. Di sektor perikanan, realisasi mencapai Rp2,1 triliun untuk pengembangan kampung nelayan merah putih, budidaya ikan nila salin, dan peningkatan produksi garam nasional.

Khusus untuk kebutuhan pangan di Bulog, pemerintah telah menyalurkan seluruh pagu anggaran sebesar Rp22,1 triliun secara penuh. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan komoditas pangan berupa 494.000 ton beras, 1,64 juta ton gabah, dan 347,6 ton jagung.

Artikel terkait

Rekomendasi