Prudential Indonesia Luncurkan PRULady untuk Proteksi Kanker Payudara

Prudential Indonesia Luncurkan PRULady untuk Proteksi Kanker Payudara
Foto: Ilustrasi Prudential Indonesia Luncurkan PRULady untuk Proteksi Kanker Payudara.

Kanker payudara masih menempati urutan pertama sebagai ancaman kesehatan yang paling mematikan bagi kaum perempuan di Indonesia. Data GLOBOCAN 2022 memperlihatkan adanya penambahan lebih dari 66 ribu kasus baru kanker payudara yang muncul setiap tahunnya.

Sebagian besar dari kasus baru tersebut didiagnosis setelah memasuki kondisi yang parah atau stadium lanjut. Fenomena ini terjadi akibat masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan medis sejak dini, seperti dikutip dari Popbela.

Prudential Indonesia mengintegrasikan langkah taktis dengan meluncurkan PRULady yang bertepatan dengan momen Hari Kebangkitan Nasional pada Mei 2026. Produk perlindungan ini dihadirkan sebagai bentuk ajakan bagi kaum perempuan agar lebih memperhatikan kesehatan diri mereka sendiri.

Berdasarkan data riset Studi Prudential bersama Economist Impact, mayoritas perempuan atau sembilan dari sepuluh responden mengakui pernah menunda perawatan medis. Dampak penundaan yang berulang ini memicu proses pengobatan yang lebih panjang serta pembengkakan beban finansial.

Penyanyi sekaligus aktivis kesehatan Andien Aisyah menceritakan pengalamannya sebagai seorang penyintas yang mengidap kanker payudara sejak usia remaja. Keterbatasan akses informasi pada masa lalu membuat masa pengobatan terasa sangat berat, dan kisahnya membuktikan bahwa penyakit ini tidak memandang faktor usia.

Dari kacamata medis, dr. Arif Winata selaku dokter spesialis bedah onkologi menjelaskan bahwa tingkat peluang kesembuhan pasien dapat menyentuh angka 99% jika sel kanker ditemukan pada stadium awal. Kesiapan penanganan promotif, preventif, hingga proteksi finansial menjadi aspek krusial dalam menjaga kualitas hidup.

PRULady dirancang sebagai produk asuransi jiwa tradisional yang menyelaraskan program RAN Kanker Payudara 2025-2034 milik Kementerian Kesehatan. Produk proteksi ini menawarkan premi terjangkau yang dimulai dari angka Rp300 ribuan per bulan dengan manfaat Uang Pertanggungan hingga mencapai 140%.

Sistem perlindungan produk ini menyalurkan 25% manfaat kondisi kritis pada tahap awal begitu nasabah terdiagnosa melalui pemeriksaan medis. Selanjutnya, sisa 100% uang pertanggungan akan dicairkan kembali oleh perusahaan apabila nasabah dipastikan masuk ke dalam fase kondisi kritis tahap akhir.

Prudential Indonesia juga menerapkan sistem penghargaan PRULady Save berupa potongan premi sebesar 5% bagi para nasabah yang dinyatakan sehat pada jadwal pemeriksaan tahunan. Fasilitas bebas premi akan langsung aktif bagi nasabah yang terdiagnosa sakit selama masa pembayaran berkala masih berjalan.

"Kami percaya bahwa perlindungan bukan hanya tentang kesiapan menghadapi risiko, tetapi juga tentang memberdayakan perempuan untuk lebih peduli pada kesehatan diri dan berani mengambil langkah preventif sejak dini termasuk memiliki proteksi keuangan. Melalui PRULady, kami ingin menjadi mitra bagi perempuan Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi masa depan," kata Vikas.

Artikel terkait

Rekomendasi