Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Koperasi Desa Merah Putih secara Virtual

Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Koperasi Desa Merah Putih secara Virtual
Foto: Ilustrasi Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Koperasi Desa Merah Putih secara Virtual.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih secara virtual melalui konferensi video dari Desa Lolu, Kabupaten Sigi, pada Sabtu (16/5). Agenda nasional ini berpusat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di lokasi peninjauan.

Hadirnya ribuan koperasi tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Dilansir dari Media Indonesia, pembangunan gedung dan gudang koperasi ini berlangsung cepat dalam waktu kurang dari tujuh bulan sejak dimulai pada November 2025.

Hingga saat ini, lebih dari 9.000 gedung dan gudang koperasi telah siap beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. Program ini juga dirancang untuk mendukung sejumlah agenda prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, layanan kesehatan gratis, pengembangan Sekolah Rakyat, hingga pembangunan rumah layak huni.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyatakan komitmen jajaran pemerintah daerah untuk mendukung penuh implementasi program Koperasi Merah Putih di seluruh wilayahnya. Penguatan koordinasi terus dilakukan dalam pembinaan, pengawasan, dan evaluasi gerai agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

"Koperasi ini bukan hanya program simbolis, melainkan bagian penting dari strategi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem melalui penerapan sistem Ekonomi Pancasila yang berlandaskan semangat gotong royong dan kekeluargaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945," ungkap Anwar Hafid, Gubernur Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data per 15 Mei 2026, dari target 1.981 koperasi desa dan kelurahan di Sulawesi Tengah, sebanyak 669 gerai sedang dalam proses pembangunan fisik dengan 60 gerai di antaranya telah selesai sepenuhnya. Kabupaten Poso menjadi daerah tercepat yang menuntaskan 15 gerai koperasi hingga 100 persen, sementara Kabupaten Morowali Utara masih menyisakan 113 gerai dengan progres di bawah 50 persen.

Fasilitas penunjang di dalam gerai disiapkan untuk melayani kebutuhan masyarakat secara terpadu. Layanan tersebut meliputi distribusi gas subsidi, logistik bersama PT Pos Indonesia, penyaluran bantuan pemerintah, apotek obat murah, hingga akses pembiayaan usaha mikro melalui program PNM Mekaar dengan bunga ringan di bawah 10 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi