Manchester City diunggulkan memenangi pertandingan krusial melawan pemuncak klasemen Arsenal pada laga pekan ke-33 Premier League yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut diprediksi akan memperketat persaingan perebutan gelar juara musim ini.
Dilansir dari Detik Sport, keunggulan tuan rumah terlihat dari analisis superkomputer Opta yang menempatkan persentase kemenangan The Sky Blues di angka 37,7 persen. Sementara itu, peluang kemenangan bagi The Gunners berada sedikit di bawahnya dengan angka 35,8 persen.
Arsenal saat ini memimpin klasemen Liga Inggris dengan raihan 70 poin, unggul enam angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua dengan 64 poin. Namun, skuad asuhan Pep Guardiola memiliki keuntungan berupa satu tabungan pertandingan yang belum dimainkan.
Hasil positif di Etihad Stadium nantinya dapat membuat Manchester City memangkas jarak menjadi tiga poin saja. Tim asuhan Pep Guardiola bahkan berpeluang menyamai perolehan poin rivalnya apabila mereka berhasil memenangi laga simpanan tersebut.
Statistik menunjukkan bahwa Manchester Biru memiliki rekor kandang yang impresif saat menjamu Meriam London dengan status tidak terkalahkan dalam 10 pertemuan terakhir. Dalam periode tersebut, City berhasil mencatatkan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.
Bulan April juga menjadi periode produktif bagi sang juara bertahan sejak ditangani oleh Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu mencatatkan rata-rata 2,51 poin per pertandingan selama bulan April, dengan persentase kemenangan mencapai 79,5 persen.
Meskipun Manchester City lebih diunggulkan untuk memenangi laga akhir pekan ini, Arsenal tetap menjadi kandidat terkuat untuk menjuarai kompetisi secara keseluruhan. Analisis data memberikan peluang sebesar 85,9 persen bagi Bukayo Saka dan kawan-kawan untuk mengangkat trofi Premier League.
Peluang juara Manchester City justru tercatat jauh lebih rendah yakni hanya 14,1 persen dalam simulasi akhir musim. Rekor poin Mikel Arteta di bulan April juga menjadi tantangan tersendiri bagi Arsenal karena ia hanya mencatatkan rata-rata 1,54 poin per pertandingan.