Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan perombakan di jajaran kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Posisi Kepala BGN yang sebelumnya dijabat oleh Dadan Hindayana, kini telah dialihkan kepada Nanik S. Deyang.
Keputusan pergantian kepemimpinan ini mendapatkan respons positif dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Menurut Dasco, langkah Presiden Prabowo tersebut merupakan kebijakan yang sudah sangat tepat.
Alasan Penunjukan Nanik S. Deyang
Dasco menilai Nanik memiliki rekam jejak yang sangat aktif selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sebelumnya. Ia dikenal sering turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, Nanik dianggap tegas dalam menjalankan standar operasional prosedur yang berlaku di instansinya. Salah satu tindakan nyata yang diapresiasi adalah penutupan sejumlah dapur unit pelayanan yang dinilai tidak memenuhi persyaratan.
Daftar pejabat baru yang dilantik di Badan Gizi Nasional:
- Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
- Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
- Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Nama-nama tersebut resmi menduduki jabatan baru berdasarkan keputusan yang dibacakan oleh Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet. Formasi baru ini diharapkan membawa perubahan positif pada tata kelola lembaga.
Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola
Dasco mengungkapkan bahwa pergantian ini tidak lepas dari hasil evaluasi mendalam terhadap kepemimpinan sebelumnya. Muncul beberapa catatan penting, terutama mengenai masalah tata kelola internal organisasi yang perlu segera dibenahi.
Kurangnya koordinasi lintas kementerian juga menjadi alasan kuat di balik perombakan mendadak ini. Pemerintah memandang sinergi antar lembaga sangat krusial agar program strategis nasional dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi.
Perbandingan pejabat lama dan pejabat baru BGN:
| Posisi Jabatan | Pejabat Lama | Pejabat Baru |
|---|---|---|
| Kepala BGN | Dadan Hindayana | Nanik S. Deyang |
| Wakil Kepala BGN | Lodewyk Pusung | Agustina Arumsari |
| Wakil Kepala BGN | Sony Sanjaya | Mayjen TNI Trenggono |
Tabel di atas merinci pergeseran pimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional pasca keputusan Presiden. Perubahan ini diharapkan mampu menyelesaikan hambatan administratif yang sempat terjadi di masa jabatan sebelumnya.
Harapan untuk Pelayanan Masyarakat
DPR turut memberikan apresiasi kepada pemerintah karena dinilai responsif terhadap masukan dari legislatif dan masyarakat. Komisi IX sebelumnya telah memberikan evaluasi tertulis kepada Mensesneg terkait performa BGN.
Dasco menegaskan bahwa perombakan ini tidak akan mengganggu pelayanan gizi yang saat ini sedang berjalan. Fokus utama tetap pada pemerataan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pemerintah diharapkan memberikan perhatian khusus pada realisasi layanan di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Dengan pimpinan baru, distribusi program Makan Bergizi Gratis diharapkan bisa lebih cepat menjangkau daerah-daerah tersebut.
"Pergantian ini tentu tidak akan mempengaruhi pelayanan yang berlangsung selama ini, dan harapan kami tujuan pelayanan di daerah 3T dapat segera terealisasi," ujar Dasco.
Kutipan tersebut menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal kinerja Badan Gizi Nasional di bawah komando Nanik S. Deyang. Masyarakat kini menanti langkah konkret tim baru ini dalam mengatasi masalah stunting dan pemenuhan gizi nasional.