Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memantau langsung implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan distribusi bantuan pangan bagi para siswa tersebut berjalan tanpa kendala di lapangan.
Program prioritas ini mendapatkan respons positif dari para peserta didik yang ditemui oleh Kepala Negara di lokasi. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Nasional, para siswa merasa terbantu karena skema ini meringankan beban pengeluaran harian mereka selama di sekolah.
Kelancaran proses distribusi di fasilitas pendidikan tersebut menjadi fokus utama kunjungan kerja kali ini. Prabowo mengamati secara mendalam bagaimana setiap paket makanan sampai ke tangan siswa dengan kualitas yang terjaga.
"Saya juga lihat MBG-nya lancar, bagus. Anak-anak juga bicara ke saya mereka suka dengan MBG," kata Prabowo, dalam tayangan YouTube Setpres, Rabu.
Kepala Negara mencatat bahwa antusiasme tinggi terlihat dari para pelajar yang mengaku program ini memberikan dampak ekonomi langsung. Penurunan pengeluaran untuk makan siang memungkinkan para siswa mengalokasikan uang sakunya untuk kebutuhan pendidikan lainnya.
"Mereka perlu MBG, sangat membantu mereka, menghemat uang mereka. Saya lihat semangat semuanya," ucap Prabowo.
Selain masalah gizi, pemerintah menaruh perhatian besar pada infrastruktur fisik sekolah untuk mendukung kenyamanan proses belajar mengajar. Komitmen untuk melakukan investasi besar-besaran di sektor pendidikan disebut sebagai langkah strategis bagi masa depan generasi muda.
Langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi yang memadai agar dapat terserap dengan baik oleh pasar kerja. Pemerintah memandang pendidikan sebagai instrumen utama dalam mendorong kebangkitan bangsa di masa depan.
"Setiap anak Indonesia harus dikasih pendidikan yang terbaik. Mereka yang lulus juga kita harus siapkan untuk bekerja dengan baik," imbuh Prabowo.