Prabowo Subianto Temui Emmanuel Macron di Paris Bahas Kerja Sama Strategis

Prabowo Subianto Temui Emmanuel Macron di Paris Bahas Kerja Sama Strategis
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Temui Emmanuel Macron di Paris Bahas Kerja Sama Strategis.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Paris minggu ini dalam rangka kunjungan kenegaraan resmi. Langkah diplomasi ini bertujuan memperdalam hubungan bilateral dengan Prancis pada sektor pertahanan, energi, dan industri strategis.

Kunjungan tersebut dilakukan guna memperkuat posisi geopolitik serta ekspansi ekonomi Jakarta di kawasan Eropa, seperti dikutip dari Investortrust.

Agenda diplomatik ini sekaligus memenuhi undangan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sempat tertunda akibat penyesuaian jadwal dinas kedua kepala negara.

"This is an invitation from President Macron that was actually delayed," kata Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono dalam sebuah pernyataan video pada hari Rabu.

Hubungan bilateral ini memposisikan Indonesia sebagai mitra krusial bagi Eropa di tengah fragmentasi global, penataan ulang rantai pasok, serta kompetisi investasi energi bersih.

Bagi Prancis, ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini menawarkan akses pasar strategis dan keamanan sumber daya. Sebaliknya, kerja sama ini mempercepat transfer teknologi dan modernisasi pertahanan bagi Indonesia.

Sugiono menjelaskan bahwa Macron awalnya mengirimkan undangan resmi tersebut untuk jadwal pertemuan pada April 2026.

"When President Prabowo visited Paris previously, President Macron renewed the invitation and proposed the current dates," ujar Sugiono pada hari Rabu.

"Since this was already the second invitation extended directly by President Macron, President Prabowo decided to fulfill it," kata Sugiono menambahkan.

Prabowo mendarat di Bandara Orly pada Selasa pagi setelah menempuh penerbangan selama 16 jam. Kedatangan beliau disambut oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou beserta jajaran penjaga kehormatan resmi.

Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan kunjungan ini menjadi tonggak sejarah penting untuk meningkatkan status hubungan kedua negara menjadi kemitraan strategis komprehensif.

"During this visit, the two presidents will announce their shared intention to elevate bilateral relations toward a comprehensive strategic partnership, reflecting the growing importance of Indonesia and France to each other amid global uncertainty," tulis Kementerian Luar Negeri dalam pernyataan resmi pada Selasa.

Kedua pemimpin tercatat telah mengadakan pertemuan tatap muka sebanyak tiga kali dalam setahun terakhir. Pertemuan tersebut berlangsung pada 14 Juli 2025, 23 Januari 2026, dan 14 April 2026.

Dialog bilateral antara Indonesia dan Prancis kali ini akan berpusat pada investasi energi terbarukan, inovasi teknologi, pendidikan, serta pengelolaan mineral kritis.

Indonesia memegang peran penting dalam rantai pasok mineral global berkat cadangan nikel yang melimpah sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik.

Sementara itu, Prancis terus berupaya mengamankan akses mineral strategis dan mendiversifikasi kemitraan industri mereka di luar kawasan China.

Sekretaris Kabinet Indonesia Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa kunjungan kenegaraan ini akan memperkokoh kerja sama yang bernilai sangat strategis bagi kedua belah pihak.

"Indonesia currently has many super strategic partnerships with France, and this state visit is expected to further strengthen IndonesiaÔÇÖs position in Europe, particularly in France," ujar Teddy.

Teddy menambahkan bahwa Indonesia kini bertindak sebagai salah satu pintu gerbang utama Eropa menuju Asia, sedangkan Prancis menjadi jembatan penghubung Asia Tenggara ke Eropa.

Sebelum memulai rangkaian pertemuan diplomatik resmi, Prabowo menyempatkan diri bergabung dengan sekitar 500 warga negara Indonesia dan diaspora untuk melaksanakan ibadah salat Idul Adha.

Kegiatan ibadah bersama tersebut dilaksanakan di Rumah Indonesia di Paris pada Rabu pagi waktu setempat.

Setelah pelaksanaan salat, Prabowo menyapa para jemaah secara langsung dan menghadiri acara makan bersama warga yang datang dari berbagai kota di Prancis.

Artikel terkait

Rekomendasi