Prabowo Subianto Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 6,5 Persen

Prabowo Subianto Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 6,5 Persen
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 6,5 Persen.

Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada tahun 2027 sebagai langkah menuju target pertumbuhan 8 persen. Target tersebut disampaikan dalam sidang Paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026) saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.

Pemerintah berencana menjaga stabilitas ekonomi nasional menggunakan strategi fiskal dan moneter yang terukur untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global, sebagaimana dilansir dari Money. Salah satu fokus utama pemerintah dalam rancangan anggaran tersebut adalah menetapkan asumsi makro untuk nilai tukar rupiah.

"Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada pada rentang Rp 16.800 hingga Rp 17.500," ujar Prabowo, Presiden RI.

Pengendalian inflasi juga menjadi prioritas dengan menetapkan target pada kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen. Selain itu, pengelolaan sisi fiskal dilakukan secara ketat agar defisit anggaran negara tetap terjaga dan tidak melebar dari batas yang ditentukan.

"Defisit kita di tahun 2027 dari APBN akan kami jaga pada kisaran 1,80 hingga maksimal 2,40 persen dari PDB dan kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit kita," kata Prabowo, Presiden RI.

Struktur anggaran dalam APBN 2027 memproyeksikan pendapatan negara berada pada kisaran 11,82 persen hingga 12,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara itu, belanja negara dirancang pada angka 13,62 persen hingga 14,80 persen dari PDB demi mendukung jalannya program-program prioritas. Langkah ini ditempuh demi mengoptimalkan fungsi anggaran negara.

"Dengan strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang hati-hati dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen," kata Prabowo, Presiden RI.

Penyusunan APBN ini diarahkan untuk menekan angka kemiskinan menjadi 6 persen hingga 6,5 persen dari target sebelumnya sebesar 6,5 persen hingga 7,5 persen. Target penurunan juga ditetapkan untuk tingkat pengangguran terbuka yang diincar berada pada kisaran 4,3 persen hingga 4,87 persen. Upaya mempersempit kesenjangan ekonomi ditempuh lewat pembangunan sektor pertanian dan sumber daya manusia.

Asumsi dasar ekonomi makro 2027 turut memasukkan sektor energi, dengan perkiraan harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada level 70 dolar AS hingga 95 dolar AS per barel. Pemerintah menetapkan target lifting minyak sebesar 602.000 hingga 615.000 barel per hari, serta lifting gas sebesar 934.000 hingga 977.000 barel setara minyak per hari. Melalui berbagai program tersebut, indeks modal manusia ditargetkan naik menjadi 0,575, indeks kesejahteraan petani menjadi 0,8038, dan proporsi lapangan kerja formal meningkat menjadi 40,81 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi