Presiden Prabowo Subianto melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri dengan bertolak menuju Prancis pada Senin (24/5) malam. Kepala Negara dijadwalkan berada di negara tersebut selama beberapa hari, termasuk saat perayaan Idul Adha yang jatuh pada Rabu (27/5).
Informasi mengenai keberangkatan Kepala Negara tersebut dikonfirmasi oleh pihak Istana Kepresidenan. Dilansir dari Media Indonesia, keberangkatan ini membuat lokasi ibadah salat Ied Presiden harus menyesuaikan dengan jadwal kunjungan kerja tersebut.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro memberikan penjelasan mengenai kepastian lokasi pelaksanaan ibadah salat Idul Adha bagi Kepala Negara. Menurut keterangan Juri, penyesuaian waktu dan tempat dilakukan karena agenda resmi kepresidenan masih berlangsung di Prancis.
"Pak Presiden kan semalam sudah melakukan kunjungan ke luar negeri, Prancis, jadi tentu akan menyesuaikan, karena pas Rabu masih di sana," kata Juri kepada pewarta di Istana Kepresidenan.
Pihak Istana menambahkan bahwa koordinasi mengenai teknis ibadah akan mengikuti situasi setempat. Presiden diperkirakan tetap menunaikan ibadah tersebut di tengah jadwal kerja yang ada.
"Jadi tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja," terang Juri.
Terkait rincian agenda dan misi diplomasi yang dibawa dalam kunjungan kerja ke Prancis ini, pihak Sekretariat Negara belum bersedia memaparkan lebih detail. Juri mengarahkan agar pertanyaan mengenai substansi kunjungan tersebut dikonfirmasikan lebih lanjut kepada menteri terkait yang membidangi urusan luar negeri, yakni Menteri Luar Negeri Sugiono.