Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Sidang V tahun 2025-2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026, untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) APBN 2027 secara langsung.
Penyampaian KEM-PPKF oleh kepala negara secara langsung dalam rapat paripurna ini menjadi momen pertama dalam sejarah, karena biasanya presiden memberikan pidato kenegaraan dan Nota Keuangan APBN setiap tanggal 16 Agustus. Dilansir dari Detik Finance, agenda sidang yang dimulai pukul 09.00 WIB ini juga menjadwalkan evaluasi Prolegnas RUU Prioritas 2026 dan pembahasan revisi UU Kepolisian.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai alasan kehadiran sang presiden yang bertepatan dengan momentum nasional. Menurut Prasetyo, kepala negara menghendaki adanya penyatuan visi dari seluruh elemen bangsa demi mengelola perekonomian nasional secara optimal.
"Kebetulan tanggal 20 (Mei) Hari Kebangkitan Nasional jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa, terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita," ujar Prasetyo, Menteri Sekretaris Negara.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan tanggapan mengenai keabsahan kehadiran langsung presiden dalam agenda tersebut. Dasco menilai langkah tersebut tidak melanggar regulasi yang ada dan mempertegas bahwa pidato ini merupakan pengantar awal untuk penyusunan anggaran negara.
"Kan tidak ada aturan yang kemudian, yang kemudian membuat seorang presiden, bisa, kan bisa langsung. Itu boleh-boleh saja. Namanya ini pengantar untuk penyusunan APBN 2026," kata Dasco, Wakil Ketua DPR.
Dasco kembali menambahkan bahwa agenda perdana tersebut secara umum difokuskan pada pemaparan indikator ekonomi makro serta arah kebijakan fiskal pemerintah. Kehadiran ini juga dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPR Saan Mustopa dalam kesempatan terpisah sebelum rapat dimulai.
"Saya baru cek tadi, mungkin ini baru pertama kali ya. Iya," sebut Dasco, Wakil Ketua DPR.
"Ya, rencananya seperti itu ya (Prabowo hadir paripurna)," kata Saan Mustopa, Wakil Ketua DPR.