Prabowo Subianto Dorong Elektrifikasi Jalur Kereta Api Jakarta dan Sekitarnya

Prabowo Subianto Dorong Elektrifikasi Jalur Kereta Api Jakarta dan Sekitarnya
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Dorong Elektrifikasi Jalur Kereta Api Jakarta dan Sekitarnya.

Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian mendalam terhadap sektor perkeretapian nasional sebagai sarana transportasi massal utama. Dilansir dari Money, komitmen ini terlihat dari koordinasi intensif antara Kepala Negara dengan jajaran direksi PT KAI (Persero) di Istana Negara.

Dony Oskaria selaku Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN dan COO Danantara Indonesia mengungkapkan bahwa Presiden memiliki kepedulian tinggi terhadap aksesibilitas transportasi publik. Hal ini mendasari instruksi pengembangan layanan kereta api agar lebih inklusif bagi seluruh lapisan rakyat.

"Perlu saya sampaikan Bapak Presiden sangat mencintai transportasi umum kereta api ini, karena itu bisa menyaksikan seringkali Dirut dipanggil Bapak Presiden untuk berdiskusi mengenai kita ingin menyediakan transportasi massal yang baik dan accessible bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Dony.

Fokus utama pemerintah saat ini menyasar pada modernisasi infrastruktur melalui program elektrifikasi jalur kereta api di wilayah penyangga Jakarta. Tiga rute utama yang masuk dalam rencana strategis adalah Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, serta jalur Jakarta-Cilegon.

Proses pengerjaan proyek elektrifikasi ini dijadwalkan segera dimulai dalam waktu dekat. Pemerintah telah menetapkan target pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang direncanakan bertepatan dengan momentum bulan depan.

"Jadi tahun ini sebetulnya tanggal 20 Mei, kita akan groundbreaking untuk elektrifikasi Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi dan juga Jakarta-Cilegon," ucap Dony.

Transformasi jalur kereta api ini diproyeksikan memberikan dampak multifaktor bagi pembangunan daerah. Selain mempercepat mobilitas, penggunaan energi listrik pada kereta api diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang lintasan.

"Dengan kita lakukan elektrifikasi ini akan hidup kota-kota baru di sepanjang (jalur), mengurangi urbanisasi, mengurangi polusi, mengurangi juga inefisiensi yang terjadi dalam moda transportasi kita," paparnya.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menunjukkan empati pasca terjadinya insiden transportasi di Stasiun Bekasi Timur. Didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut KAI Bobby Rasyidin, Presiden menemui langsung korban luka di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi.

Evaluasi Keamanan dan Anggaran Tambahan

Menindaklanjuti kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tersebut, pemerintah segera mengambil langkah preventif. Audit menyeluruh akan dilakukan terhadap seluruh perlintasan sebidang untuk memastikan keamanan penumpang maupun masyarakat sekitar.

Dony memastikan bahwa sektor BUMN siap memberikan dukungan finansial guna mempercepat pembenahan infrastruktur keamanan ini. Dana segar senilai triliunan rupiah disiapkan untuk berkolaborasi dengan anggaran internal perusahaan operator kereta api.

"Tadi bapak presiden sudah sampaikan akan ada tambahan Rp 4 triliun, tapi nanti kan akan di-combine (kombinasi) dengan bujet KAI, dan nanti BUMN juga akan berpartisipasi," ucapnya.

Artikel terkait

Rekomendasi