Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta meresmikan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).
Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya penguatan stabilitas pangan nasional sekaligus menyokong pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, sebagaimana dilansir dari Nasional.
Sebanyak 10 unit Gudang Ketahanan Pangan Polri tipe 654 yang dibangun ini masing-masing memiliki kapasitas penyimpanan hingga 1.000 ton. Fasilitas tersebut didirikan di sejumlah area strategis, meliputi Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Maluku Utara, serta Sumatra Selatan dan Sulawesi Tenggara yang masing-masing mendapatkan dua unit.
Selain infrastruktur penyimpanan, operasional 166 SPPG juga resmi berjalan di bawah pengelolaan sejumlah kepolisian daerah. Distribusinya mencakup 39 unit di Polda Banten, 17 unit di Polda Sumut, 16 unit di Polda Jateng, 14 unit di Polda Metro Jaya, hingga 8 unit di bawah kendali Satgas MBG.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan penegasan bahwa pemenuhan gizi dan ketahanan pangan merupakan pilar utama dalam membangun masa depan bangsa. Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengambil peran aktif dalam mengawal program strategis pemerintah tersebut.
ÔÇ£Sebagaimana amanat Bapak Presiden saat peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakarta Barat, bahwa menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban. Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa,ÔÇØ ujar Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran pemerintah, TNI, dan Polri. Menurut Kepala Negara, seluruh unsur tersebut terus bekerja keras dalam menjaga stabilitas negara serta menyukseskan program pemenuhan gizi masyarakat.
ÔÇ£Tanpa mengurangi rasa hormat karena mereka-mereka adalah kunci, adalah tim kita, tim saya yang bersama-sama kita sedang bekerja keras untuk memimpin negeri ini, mengendalikan negeri ini, menjaga negeri ini, menjaga rakyat kita, menjaga semua kekayaan rakyat kita,ÔÇØ ujar Presiden Prabowo Subianto.
Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap dedikasi aparat keamanan dalam menjaga ketertiban masyarakat. Beliau mengingatkan bahwa kerja keras menjaga keamanan merupakan tanggung jawab mutlak sebagai abdi masyarakat demi kepentingan rakyat luas.
ÔÇ£Tentara dan Polisi itu kalau lancar dan aman dianggap biasa saja. Kalau enggak beres dicaci maki, itulah nasibnya aparat, nasibnya abdi masyarakat, nggak apa-apa. Itulah tugas kita. Karena itu kita harus bekerja keras supaya semuanya aman tertib dan lancar,ÔÇØ tegas Presiden Prabowo Subianto.
Pelaksanaan proyek infrastruktur pangan dan gizi oleh instansi kepolisian ini ditargetkan mampu memperkuat sistem distribusi logistik secara nasional ke berbagai daerah.