Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk

Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk
Foto: Ilustrasi Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pengoperasian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (15/5/2026) sebagai langkah nyata pemerintah mempercepat penguatan ekonomi berbasis desa.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh elemen pendukung ekonomi di tingkat desa dapat berjalan secara fungsional. Pengoperasian sarana ini dilansir dari Nasional sebagai bagian dari agenda prioritas pemerintah.

Kepala Negara tiba di lokasi upacara sekitar pukul 11.00 WIB dengan mengendarai kendaraan taktis Maung berpelat RI 1. Setibanya di tempat acara, pemimpin negara tersebut segera melakukan peninjauan terhadap kesiapan fasilitas serta infrastruktur seperti gedung dan gudang.

Penegasan mengenai fungsi sarana ini disampaikan langsung oleh kepala negara dalam pidato sambutannya. Ia menjelaskan bahwa seluruh unit yang diresmikan telah dilengkapi dengan sistem, sumber daya manusia, hingga fasilitas penunjang yang lengkap meski proses pembangunan baru berjalan sekitar tujuh bulan.

"Ini bukan hanya peresmian gedung, tetapi operasional koperasi," ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Pihak pemerintah juga menargetkan bahwa jumlah koperasi yang siap beroperasi di seluruh wilayah akan terus ditingkatkan secara berkala. Berdasarkan laporan yang diterima, jumlah target diperkirakan mampu menyentuh angka 30.000 unit hingga Agustus mendatang, meski capaian 20.000 unit dinilai sudah menjadi hasil yang sangat besar.

Dalam pelaksanaan peninjauan dan peresmian tersebut, sejumlah pejabat negara turut hadir mendampingi presiden di lokasi acara. Jajaran menteri yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama jajaran direksi BUMN.

Artikel terkait

Rekomendasi