Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan PT Pindad (Persero) untuk merancang mobil kepresidenan khusus berbahan kaca transparan agar memudahkan dirinya menyapa masyarakat. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, akhir pekan kemarin.
Langkah ini diambil karena Presiden enggan berada di dalam kendaraan tertutup saat warga berkumpul di sepanjang jalan. Dilansir dari Detik Oto, kendaraan kepresidenan baru ini nantinya akan tetap dilengkapi kursi, namun didesain khusus agar posisi Presiden saat berdiri dapat terlihat jelas dari luar.
"Rakyat begitu banyak keluar jalan, masa Presiden di dalam kendaraan. Kan nggak lucu. Terpaksa aku berdiri. Bener nggak, Bener. Aku berdiri, rakyat kita itu mau kasih tangan, masa kita nggak kasih tangan. Jadi, aku coba kasih tangan. Tetapi, aduh ini memang rakyat Jawa Timur ya tangannya itu keras-keras. Rupanya, Jawa Timur banyak petaninya ya, emak-emaknya juga keras tangannya.Habis 2-3 kali kunjungan, waduh, harus pakai minyak khusus aku," kata Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Prabowo menyadari bahwa masyarakat telah mengorbankan waktu untuk menunggu kedatangannya. Oleh karena itu, kehadiran mobil transparan dinilai menjadi solusi agar komunikasi dengan warga berjalan lebih baik.
"Tetapi itulah risiko, saya billing mereka tunggu berjam-jam di (bawah) matahari. Ini saya lagi mikir, minta Pindad, mana itu Profesor Sigit (Dirut PT Pindad), mana itu? Nggak ada? Coba didesain mobil khusus untuk Presiden pakai kaca gitu, yang ada kursi tetapi kelihatan aku berdiri. Boleh dong. Eh, gue ini udah 75 tahun ini," kata Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Merespons instruksi tersebut, pihak produsen pertahanan nasional menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan kendaraan khusus transparan tersebut. Meski demikian, detail spesifikasi teknis dan target waktu penyelesaian proyek belum bisa dipublikasikan ke publik.
"Kalau itu iya, kita siapkan terus," ujar Sigit Puji Santosa, Direktur Utama PT Pindad (Persero).
Manajemen perusahaan memastikan bahwa proyek ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan kepala negara. Proses penyiapan kini sedang berjalan di internal perusahaan.
"Sudah, kita siapkan," kata Sigit Puji Santosa, Direktur Utama PT Pindad (Persero).
Pihak produsen meminta masyarakat untuk menunggu hasil akhir dari pengembangan kendaraan kepresidenan terbaru ini.
"Tunggu tanggal mainnya nanti," imbuh Sigit Puji Santosa, Direktur Utama PT Pindad (Persero).
Saat ini, Presiden Prabowo menggunakan MV3 Garuda Limousine produksi PT Pindad sebagai mobil dinas kepresidenan. Kendaraan tipe limousine ini dikembangkan secara eksklusif berdasarkan arahan langsung dari Presiden.
Kendaraan taktis ini memiliki spesifikasi panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, tinggi 1,87 meter, serta bobot mencapai 2,95 ton. Mobil ini menggunakan mesin bertenaga 199 dk dengan transmisi otomatis delapan percepatan yang menghasilkan kecepatan maksimal 100 km/jam.
Fitur keamanan tangguh juga disematkan melalui bodi composite armor yang tahan peluru kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193. Proteksi tingkat tinggi ini disempurnakan dengan kaca antipeluru standar level B5/B6 serta ban Run Flat Tyre berukuran 21 inci.