Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil Maung MV3 Garuda Limousine sebagai kendaraan resmi selama menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, yang berlangsung sejak Kamis (7/5/2026). Penggunaan kendaraan lokal ini menjadi debut internasional bagi mobil produksi dalam negeri tersebut.
Langkah memboyong kendaraan taktis ini ke luar negeri bertujuan untuk memamerkan kapasitas industri pertahanan Indonesia kepada dunia internasional. Berdasarkan laporan Nasional, mobil berwarna putih itu mendarat di Cebu sejak 4 Mei 2026 menggunakan pesawat angkut Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan mengenai alasan diplomatik di balik penggunaan kendaraan tersebut dalam agenda resmi di Filipina.
"Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia," kata Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet.
Penempatan mobil ini di panggung global juga dianggap sebagai bentuk diplomasi melalui produk strategis nasional yang kini mampu bersaing di level tertinggi kawasan. Teddy menekankan bahwa kehadiran unit ini mencerminkan identitas bangsa yang kuat.
"Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia," ujar Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet.
Kehadiran unit Garuda Limousine tersebut mendapatkan perhatian dari warga negara Indonesia yang berada di Filipina. Ronald Tasik, salah satu diaspora Indonesia, mengungkapkan kekagumannya terhadap inovasi teknologi yang dibawa langsung dari tanah air.
"Hal yang spesial sih bisa melihat pemimpin yang bangga membawa produk lokal, karya anak bangsa, inovasi dan teknologi karya anak bangsa ke kancah internasional," kata Ronald Tasik, Diaspora Indonesia di Filipina.
Kebanggaan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya yang terkejut melihat mobil tersebut digunakan di jalanan Cebu. Pengenalan produk ini diharapkan dapat memperkuat citra industri manufaktur Indonesia di mata negara tetangga.
"Sangat terkejut sekali ya, maksudnya sungguh sangat membanggakan karena mungkin Bapak ingin memperkenalkan mobil tersebut kepada negara Filipina. Jadi wow, surprise sekali. Jauh-jauh dari Indonesia dibawa ke sini," ucap Lili Yahya, WNI di Filipina.
Secara teknis, Maung MV3 Garuda Limousine memiliki spesifikasi keamanan tinggi dengan material composite armor yang tahan terhadap amunisi kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm. Kendaraan seberat 2,95 ton ini ditenagai mesin 199 TK dengan transmisi otomatis delapan percepatan.
Mobil dengan dimensi panjang 5,05 meter ini juga dilengkapi fitur mewah seperti kursi elektrik dengan sandaran kaki, LED smart TV, dan koneksi WiFi portable. Seluruh ornamen desain, termasuk motif gril parang dan logo Garuda, dirancang khusus berdasarkan arahan Presiden Prabowo untuk mencerminkan karakter nasional.