Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggunakan kendaraan taktis Maung MV3 Garuda Limousine produksi PT Pindad sebagai mobil resmi kenegaraan saat menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5/2026).
Langkah ini menjadi momentum perdana bagi kendaraan buatan dalam negeri tersebut digunakan oleh Presiden Prabowo dalam agenda kunjungan resmi ke luar negeri. Berbeda dengan pemimpin negara lain yang menggunakan sedan mewah, Presiden memilih produk industri pertahanan nasional, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
"Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung, kendaraan kebanggaan bangsa Indonesia, hasil pengembangan industri pertahanan nasional," tulis keterangan sekretariat.kabinet melalui Instagram resminya, Kamis.
Pihak Sekretariat Kabinet menegaskan bahwa kendaraan ini akan menunjang mobilitas kepala negara selama rangkaian agenda internasional di Filipina berlangsung.
"Selama berada di Filipina, Bapak Presiden akan menggunakan kendaraan yang dikenal sebagai kendaraan taktis ringan yang tangguh ini," lanjutnya.
Maung MV3 Garuda Limousine yang dikembangkan PT Pindad memiliki spesifikasi teknis mencakup panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, tinggi 1,87 meter, serta bobot total mencapai 2,95 ton. Kendaraan ini ditenagai mesin 2.200 cc dengan kekuatan 199 dk dan transmisi otomatis 8-percepatan.
Dari sisi keamanan, bodi mobil menggunakan material composite armor yang memiliki ketahanan terhadap amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193. Kaca kendaraan telah memenuhi standar antipeluru level B5/B6 dan dilengkapi ban Run Flat Tyre (RFT) berukuran 21 inci.
Sekretariat Kabinet menyatakan bahwa pengoperasian Maung di kancah internasional merupakan representasi dari kemandirian serta pencapaian teknologi industri nasional Indonesia saat ini.