Polri Ingatkan Potensi Penipuan Tiket dan Judi Piala Dunia 2026

Polri Ingatkan Potensi Penipuan Tiket dan Judi Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Polri Ingatkan Potensi Penipuan Tiket dan Judi Piala Dunia 2026.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai berbagai ancaman tindak pidana seperti penipuan tiket dan praktik judi bola menjelang perhelatan Piala Dunia 2026. Peringatan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kejahatan yang memanfaatkan antusiasme masyarakat pada Jumat (8/5/2026).

Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri meminta warga segera memberikan laporan jika menemukan indikasi kecurangan. Pengawasan diperketat guna menjaga situasi kondusif selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

ÔÇ£Masyarakat dapat memanfaatkan layanan hotline 110 untuk melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan,ÔÇØ kata Trunoyudo, dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Dilansir dari Nasional, pihak kepolisian kini sedang mengkaji pembentukan kanal pengaduan khusus yang terintegrasi dengan pihak penyiar resmi yakni TVRI. Sinergi ini bertujuan untuk mempermudah pemantauan kegiatan nonton bareng (nobar) yang tersebar di berbagai wilayah.

ÔÇ£Nantinya memungkinkan ada hotline bersama dengan TVRI terkait pelaksanaan nobar, mengingat seluruh penyelenggara telah terdaftar sehingga pengawasan dapat dilakukan secara lebih optimal," ungkap Trunoyudo.

Selain masalah perizinan dan penipuan, fokus utama aparat penegak hukum juga tertuju pada pencegahan taruhan ilegal. Penegasan diberikan agar publik tidak terjerumus ke dalam lingkaran perjudian yang berisiko memicu konflik sosial maupun hukum.

ÔÇ£Judi bola harus kita antisipasi bersama. Jangan sampai momentum ini justru dimanfaatkan untuk aktivitas melanggar hukum yang dapat menimbulkan kerugian,ÔÇØ ujar Trunoyudo.

Pihak kepolisian menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan ketertiban umum di tengah euforia pesta sepak bola empat tahunan tersebut. Penggemar diharapkan mampu mengendalikan diri dalam mendukung tim kebanggaan masing-masing tanpa mengganggu stabilitas keamanan.

ÔÇ£Dukung tim favorit dengan semangat positif. Jangan sampai fanatisme berlebihan justru mengganggu keamanan dan ketertiban umum,ÔÇØ kata Trunoyudo.

Pelaksanaan Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni hingga Juli mendatang. TVRI sebagai pemegang hak siar resmi di Indonesia telah menyiapkan fasilitas nonton bareng bagi publik di 34 stasiun daerah di seluruh tanah air.

Artikel terkait

Rekomendasi