Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua penyalur asisten rumah tangga (ART) berinisial R dan D di wilayah Cirebon dan Brebes. Penangkapan ini dilakukan setelah dua pekerja nekat melompat dari lantai empat sebuah rumah di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang.
Pihak kepolisian melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengetahui latar belakang kedua pelaku dalam menyalurkan pekerja ke wilayah Bendungan Hilir tersebut. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kompas, salah satu korban yang tewas dalam insiden tersebut diketahui masih berstatus anak di bawah umur.
Penyidik tengah mendalami dugaan pelanggaran mempekerjakan anak karena korban berinisial D baru menginjak usia 15 tahun. Sementara itu, satu korban lainnya berinisial R saat ini tengah menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.
Keterangan dari pihak penyalur menyebutkan bahwa korban sempat mengeluhkan kondisi kerjanya sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
"Penyalur mengungkap, korban sempat bercerita tak betah bekerja." ujar penyidik kepolisian dalam laporannya.
Kondisi korban R dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian tangan serta kaki akibat benturan keras setelah melompat dari ketinggian. Saat ini, R masih berada di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Tanah Abang, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.