Polisi Thailand Tangkap Tujuh Turis Prancis Saat Festival Songkran

Polisi Thailand Tangkap Tujuh Turis Prancis Saat Festival Songkran
Foto: Ilustrasi Polisi Thailand Tangkap Tujuh Turis Prancis Saat Festival Songkran.

Kepolisian Patong menangkap tujuh wisatawan asal Prancis karena dinilai mengganggu ketertiban umum dan menghalangi arus lalu lintas di Jalan Prachanukhro, Phuket, Thailand, pada Minggu (12/4/2026). Penangkapan ini dilakukan di tengah kemeriahan perayaan Festival Songkran yang menjadi daya tarik utama pariwisata negara tersebut.

Aksi penertiban bermula saat petugas menemukan sekelompok warga asing bermain air secara berlebihan hingga menutup akses jalan bagi pengguna lain. Dilansir dari Detik Travel melalui Nation Thailand, para turis tersebut tetap menolak untuk bubar meskipun petugas kepolisian telah memberikan instruksi di lokasi kejadian.

Para tersangka kemudian dibawa ke kantor polisi Patong untuk menjalani proses hukum berupa pemberian denda serta peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Kepolisian setempat juga mengimbau pemilik toko di sepanjang Jalan Prachanukhro untuk tidak meletakkan wadah air besar di badan jalan yang dapat memicu kemacetan.

Pihak berwenang di Patong memberikan penjelasan bahwa interaksi fisik seperti disiram air oleh warga yang merayakan festival merupakan risiko pekerjaan yang rutin mereka hadapi setiap tahun. Namun, penegakan hukum tetap diprioritaskan bagi tindakan yang melampaui batas kewajaran dan mengancam keselamatan publik.

Selain masalah ketertiban, perayaan tahun ini juga dibayangi oleh tingginya angka fatalitas di jalan raya. Berdasarkan laporan New Strait Times, tercatat sebanyak 581 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 95 orang meninggal dunia hanya dalam tiga hari pertama festival, yakni pada 10 hingga 12 April 2026.

Kekhawatiran terhadap keselamatan wisatawan dan warga lokal mendorong otoritas terkait untuk mengeluarkan pernyataan resmi guna menekan angka kecelakaan di sisa periode liburan tersebut.

"Pemerintah mendesak masyarakat dan wisatawan untuk mengemudi secara bertanggung jawab dan mematuhi prinsip 'jangan minum dan mengemudi' untuk memastikan bahwa festival Songkran tahun ini tetap menjadi acara yang aman dan menyenangkan bagi semua," kata Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand.

Pemerintah juga menyediakan layanan darurat bagi para pelancong yang menemui kendala atau membutuhkan perlindungan selama berada di Thailand. Wisatawan dapat mengakses bantuan melalui Pusat Bantuan Wisatawan (TAC) atau menghubungi nomor hotline Polisi Pariwisata di 1155 yang tersedia selama 24 jam penuh.

Artikel terkait

Rekomendasi