Polisi Selidiki Kematian Perempuan di Kontrakan Serpong Utara

Polisi Selidiki Kematian Perempuan di Kontrakan Serpong Utara
Foto: Ilustrasi Polisi Selidiki Kematian Perempuan di Kontrakan Serpong Utara.

Aparat kepolisian tengah menyelidiki penemuan jenazah seorang perempuan berinisial I (50) di rumah kontrakannya kawasan Pakualam, Serpong Utara, Tangerang Selatan pada Kamis, 16 April 2026. Korban diduga menjadi korban pembunuhan yang melibatkan mantan suaminya berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Pihak berwenang menyatakan bahwa penyelidikan intensif masih dilakukan untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut. Sebagaimana dilansir dari Megapolitan, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menekankan bahwa status keterlibatan mantan suami korban saat ini masih bersifat dugaan awal.

"Masih dugaan, masih belum kita pastikan karena masih ada fakta yang harus kita bongkar dulu. Kalau dugaan itu karena saksikan yang ngomong," ujar Boy Jumalolo, Kapolres Tangerang Selatan.

Kepolisian kini sedang memproses informasi lebih lanjut mengenai keberadaan mantan suami korban yang identitasnya telah dikantongi petugas. Selain melakukan pengejaran, tim penyidik juga telah melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa keterangan dari dua orang saksi pada Kamis siang.

"Lagi dikembangkan, lagi diproses lebih lanjut," kata Boy Jumalolo, Kapolres Tangerang Selatan.

Proses identifikasi dan pengumpulan barang bukti terus berjalan guna mengungkap motif di balik peristiwa tragis tersebut. Pihak kepolisian berkomitmen untuk segera menyampaikan perkembangan kasus setelah seluruh data dari saksi-saksi dan temuan di lapangan rampung didalami secara komprehensif.

ÔÇ£Saksi yang diperiksa ada dua orang, nanti saya kabari setelah didalami lebih lanjut,ÔÇØ ujar Boy Jumalolo, Kapolres Tangerang Selatan.

Ketua RT 04 Pakualam, Satibi, mengonfirmasi adanya laporan dari warga yang mengarah pada sosok mantan suami korban sebagai terduga pelaku. Menurut keterangan pengurus lingkungan, korban dan terduga pelaku merupakan pasangan yang menikah secara siri.

ÔÇ£Emang ada sih laporan yang masuk ke saya kalau mantan suaminya (yang bunuh korban). Nikahnya juga nikah sirih, namanya Topik Hidayat,ÔÇØ ujar Satibi, Ketua RT 04 Pakualam.

Berdasarkan keterangan Satibi, korban diketahui sudah menetap di kontrakan tersebut selama kurang lebih satu tahun. Selama masa tinggalnya di Pakualam, korban hanya tinggal bersama anak keduanya sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

ÔÇ£Kalau di sini cuma sama anaknya dua. Dia ngontrak di sini sudah sekitar setahun,ÔÇØ kata Satibi, Ketua RT 04 Pakualam.

Satibi juga menambahkan bahwa pihak keluarga korban segera mendatangi lokasi setelah mendapatkan kabar duka. Komunikasi tersebut bermula dari inisiatif anak korban yang langsung menghubungi kerabat yang tinggal di kawasan Paku Jaya.

ÔÇ£Anaknya yang kedua ini telepon keluarganya yang di Paku Jaya, habis itu pada ke sini,ÔÇØ ujar Satibi, Ketua RT 04 Pakualam.

Saat ini jenazah korban telah ditangani oleh pihak medis dan kepolisian guna keperluan autopsi. Petugas di lapangan terus melakukan penyisiran untuk mencari petunjuk tambahan yang dapat memperjelas penyebab pasti kematian perempuan paruh baya tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi