Aparat kepolisian memastikan bahwa informasi mengenai teror pocong yang meresahkan masyarakat di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang merupakan berita bohong atau hoaks pada Selasa (19/5/2026).
Kepastian tersebut diperoleh setelah petugas melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian untuk memverifikasi kebenaran video yang beredar, seperti dilansir dari Megapolitan.
"Kabar teror pocong di Cipondoh adalah hoax!" ujar Kapolsek Cipondoh Yudha Prakoso saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/5/2026).
Yudha Prakoso menjelaskan bahwa narasi mengenai sosok menyerupai pocong yang berkeliaran dan mengetuk rumah warga di media sosial adalah tidak benar. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa gambar atau video yang beredar tersebut merupakan hasil penyuntingan digital.
"Sesuai konfirmasi pemberitahuan info kalau itu editan," kata Yudha Prakoso.
Terkait peredaran informasi palsu tersebut, pihak berwajib meminta masyarakat untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam menyerap informasi yang tersebar di jagat maya.
ÔÇ£Himbauan yang pasti bagi masyarakat apabila menemukan info di sosial media agar mengecek validitasnya sebelum membagikan ulang info tersebut agar tidak mudah terprovokasi,ÔÇØ ujar Yudha Prakoso.
Meskipun isu makhluk halus tersebut dipastikan tidak benar, Kapolsek Cipondoh tetap meminta warga sekitar untuk selalu mengantisipasi segala bentuk potensi kejahatan konvensional yang biasa terjadi di malam hari.
Isu ini pertama kali mencuat dan menjadi perbincangan publik setelah diunggah oleh salah satu akun informasi lokal di media sosial Instagram, yaitu @infotangerang.id.
Unggahan itu menyebutkan aksi menakut-nakuti tersebut sebelumnya marak di wilayah Kabupaten Tangerang, seperti Sepatan dan Teluknaga, sebelum akhirnya diklaim berpindah ke Cipondoh dengan menyertakan foto sosok putih di tengah jalan dekat Masjid Al-Furqon dan SDN 1 Cipondoh.
Beredar pula tangkapan layar percakapan warga yang menduga adanya kelompok bersenjata tajam yang menggunakan modus operandi menakut-nakuti korban dengan kostum pocong agar panik, sehingga pelaku dapat melakukan pencurian atau pembegalan.
"Tetap tingkatkan kewaspadaan, terutama saat harus berkendara atau beraktivitas di luar rumah pada larut malam. Kunci pintu rumah rapat-rapat dan jangan mudah membukakan pintu jika ada suara ketukan mencurigakan di malam hari," tulis dalam unggahan akun @infotangerang.id tersebut.