Seorang anggota kepolisian bernama Brigadir Arya Supena gugur setelah ditembak oleh pelaku begal di halaman Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, pada Sabtu (9/5/2026) pagi. Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat korban berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor milik warga.
Peristiwa ini bermula ketika korban melihat dua pria yang sedang merusak kunci setang motor di lokasi kejadian. Dilansir dari Nasional, Brigadir Arya sempat menegur para pelaku, namun tindakan tersebut direspons dengan serangan senjata api yang mengenai kepala bagian kanan korban hingga menembus ke sisi kiri.
Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi 1 menit 42 detik, korban sempat terlibat duel fisik dengan pelaku sebelum akhirnya terjatuh akibat tembakan jarak dekat. Setelah melumpuhkan polisi berusia 32 tahun tersebut, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor dan sempat menodongkan senjata ke arah petugas kebersihan.
Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Lampung kini tengah mengusulkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) bagi almarhum sebagai bentuk apresiasi atas keberaniannya. Penegasan mengenai usulan penghargaan tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.
"Saat ini untuk kenaikan pangkat luar biasa Insya Allah sedang diusulkan ke Mabes Polri sehingga saat dimakamkan menyandang pangkat satu pangkat lebih tinggi," ujar Yuni dalam keterangannya, Sabtu.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan konfirmasi resmi mengenai pemberian kenaikan pangkat tersebut pada hari berikutnya. Jenderal Sigit menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai penghormatan terhadap pengabdian anggota yang gugur dalam menjalankan tugasnya.
"Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugasnya," kata Jenderal Sigit saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (10/5/2026).
Kapolri menambahkan bahwa kenaikan pangkat luar biasa merupakan simbol penghargaan paling tinggi yang bisa diberikan oleh institusi kepolisian kepada anggotanya. Pemberian status KPLB ini dipastikan akan terealisasi sebagai bagian dari penghormatan terhadap jasa Brigadir Arya Supena.
"Sebagai apresiasi dan penghormatan tertinggi dari institusi," kata dia.