Sebanyak 3.067 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar di tiga titik wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (21/5/2026). Masyarakat diimbau mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi.
Kawasan yang menjadi titik konsentrasi massa meliputi wilayah Gambir, depan Gedung DPR/MPR Senayan, dan Kebon Sirih, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Pihak kepolisian menerapkan skema rekayasa lalu lintas secara situasional dengan melihat perkembangan jumlah massa di lapangan.
Aksi unjuk rasa pertama berlangsung di Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, yang melibatkan pengemudi ojek online. Massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ojol Tertindas tersebut menjadwalkan aksi mulai pukul 10.00 WIB.
"Pukul 10.00 WIB ada demonstrasi dari Forum Komunikasi Ojol Tertindas," ujar Erlyn dikutip dari Kompas.com, Kamis (21/5/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan bahwa aksi kedua dilaksanakan oleh Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, mulai pukul 13.00 WIB. Pada waktu yang sama, DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Bekasi juga menggelar demonstrasi di depan Kantor Badan Gizi Nasional, Jalan Kebon Sirih, Menteng.
"Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung," tutur Erlyn.
Penutupan jalan dan pengalihan arus kendaraan di sekitar lokasi unjuk rasa, seperti di Jalan Medan Merdeka Selatan, akan disesuaikan dengan kondisi riil di lokasi demi mengantisipasi kemacetan total.