Petugas Gulkarmat Sisir Sisa Kebakaran di Kampus Binus Anggrek

Petugas Gulkarmat Sisir Sisa Kebakaran di Kampus Binus Anggrek
Foto: Ilustrasi Petugas Gulkarmat Sisir Sisa Kebakaran di Kampus Binus Anggrek.

Petugas pemadam kebakaran melakukan penyisiran atau overhaul di ruang auditorium lantai 5 Kampus Anggrek Binus University, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (22/5) pagi setelah api berhasil dikendalikan. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada lagi titik api tersembunyi di lokasi kejadian.

Proses penanganan kebakaran ini dilaporkan telah menyelesaikan tahap pendinginan, meski bara kecil masih ditemukan di beberapa titik. Kebakaran yang melanda fasilitas pendidikan tersebut kini sedang diusut untuk diketahui penyebab pastinya, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi memberikan penjelasan mengenai situasi terkini di lokasi penanganan pasca-kebakaran.

"Situasinya saat ini sudah proses overhaul, jadi kita sudah nyisir semua yang terbakar di ruang auditorium. Pendinginan sudah lewat, tinggal overhaul, masih ada sedikit-sedikit bara yang harus kita padamkan," kata Syaiful di Kampus Binus Anggrek, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (22/5).

Berdasarkan laporan yang diterima pihak pemadam kebakaran, peristiwa tersebut terdeteksi sekitar pukul 05.30 WIB. Sebanyak 12 unit mobil pemadam beserta sekitar 60 personel langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

"Beritanya dari satgas di Kebon Jeruk, pukul 05.30 ada kejadian di Gedung Binus. Kita luncurkan sebanyak 12 mobil, personel kurang lebih 60 orang," ujar Syaiful.

Asap tebal yang memenuhi ruangan auditorium lantai 5 sempat menjadi kendala utama bagi petugas saat pertama kali tiba di lokasi. Ketebalan asap membatasi jarak pandang dan menyulitkan pencarian sumber utama api.

"Begitu kita sampai kondisi gedung lantai 5 itu memang asapnya sudah penuh, sudah tebal. Jadi kita harus masuk menggunakan alat breathing apparatus, baru kita lakukan pemadaman dan mencari titik-titik api," jelas Syaiful.

Guna mengantisipasi perambatan api ke area lain di dalam gedung, petugas damkar terpaksa membongkar sejumlah bagian plafon hingga ke area lorong. Upaya ini memastikan seluruh titik api yang besar telah berhasil dipadamkan sepenuhnya.

"Kita sudah bongkar-bongkar plafonnya, dibuka semua sampai ke lorong. Sudah nggak ada titik api yang besar, mungkin tinggal bara-bara kecil saja," tutur Syaiful.

Penyelidikan mengenai penyebab utama terjadinya kebakaran di ruang auditorium kampus tersebut masih belum menemui titik terang. Petugas di lapangan masih mengumpulkan informasi lebih lanjut setelah kondisi lokasi dinyatakan aman.

"Belum, karena begitu kita sampai, kondisi gedung lantai 5 itu memang asapnya sudah tebal," ucap Syaiful.

Artikel terkait

Rekomendasi