Seruan tersebut disampaikan Wapres dalam puncak perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2026 yang berlangsung di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang. Acara khidmat ini dihadiri oleh para pemimpin agama serta ribuan umat Buddha dari berbagai pelosok daerah pada Minggu malam.
Dalam pidatonya, Gibran menegaskan bahwa perayaan Waisak di Borobudur bukan sekadar ritual keagamaan biasa. Momen ini merupakan simbol nyata bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang menghargai keberagaman dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bangsa.
Gibran juga menekankan bahwa persatuan merupakan modal utama bagi bangsa besar seperti Indonesia untuk terus menjalankan pembangunan. Ia berharap umat Buddha dapat terus berkontribusi aktif dalam memperkuat semangat toleransi di tengah masyarakat.
Menurutnya, ajaran dasar seperti metta (cinta kasih), karuna (kasih sayang), dan panna (kebijaksanaan) sangatlah relevan. Nilai-nilai tersebut dianggap mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks saat ini.
Pesan Persatuan dari Presiden Prabowo Subianto
Selain memberikan arahan langsung, Wapres Gibran juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto untuk seluruh umat yang hadir. Melalui tayangan video, Presiden Prabowo mengungkapkan keyakinannya terhadap makna mendalam dari peringatan Waisak.
Presiden memandang momentum spiritual ini sebagai kesempatan emas bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mempererat tali persaudaraan. Semangat kebangsaan dan kerukunan harus terus dipupuk demi keutuhan negara.
Nilai-nilai utama yang ditekankan dalam tema Waisak tahun ini antara lain:
- Dharma sebagai Fondasi: Menempatkan ajaran kebaikan sebagai sumber moral dan kebijakan dalam bertindak.
- Cinta Kasih Universal: Menjadikan kasih sayang sebagai modal utama untuk menciptakan perdamaian dunia.
- Dialog dan Kerukunan: Mengutamakan komunikasi yang sehat untuk menjaga keharmonisan dalam bernegara.
- Penyebaran Kebaikan: Menginspirasi setiap individu untuk terus berbuat baik di lingkungan sosialnya.
Nilai-nilai di atas diharapkan menjadi pemacu semangat bagi masyarakat untuk tetap mengedepankan dialog dalam setiap perbedaan. Dengan demikian, stabilitas dalam kehidupan bermasyarakat tetap terjaga dengan baik.
Daftar Pejabat yang Menghadiri Perayaan
Acara puncak di Candi Borobudur ini juga dihadiri oleh deretan menteri dan pejabat tinggi negara yang memberikan dukungan penuh. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi pemerintah dalam mendukung kemajemukan budaya dan agama.
| Jabatan | Nama Pejabat |
|---|---|
| Menteri Agama | Nasaruddin Umar |
| Menko Bidang Politik dan Keamanan | Djamari Chaniago |
| Menteri Kebudayaan | Fadli Zon |
| Menteri Pariwisata | Widiyanti Putri Wardhana |
| Menteri Ekonomi Kreatif | Teuku Riefky Harsya |
Tabel tersebut merangkum sebagian tokoh penting yang turut menyaksikan prosesi detik-detik Waisak bersama ribuan umat lainnya. Selain para menteri, hadir pula sejumlah wakil menteri dari jajaran kabinet yang ikut mengawal jalannya acara hingga selesai.
Peringatan Waisak Nasional 2026 ini diakhiri dengan suasana yang penuh kedamaian di bawah kemegahan Candi Borobudur. Semangat yang dibawa diharapkan mampu memperkokoh fondasi kebangsaan Indonesia di masa depan.