PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) melaporkan pertumbuhan kontribusi bruto sebesar 9 persen menjadi Rp4,2 triliun sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut memperkokoh posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah dengan penguasaan pangsa pasar industri mencapai 22 persen.
Data kinerja tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Westin, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026). Dilansir dari Investor Daily, perusahaan juga mencatat lonjakan kontribusi bisnis baru sebesar 31 persen atau setara dengan Rp1 triliun.
Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin menyatakan bahwa hasil positif ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Fokus utama perseroan tetap pada penyediaan perlindungan yang mudah diakses oleh keluarga di Indonesia.
"Sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah, komitmen kami jelas, terus menghadirkan perlindungan yang relevan, terjangkau dan senantiasa berinovasi dalam meningkatkan layanan yang didukung oleh teknologi AI terdepan," kata Iskandar, Presiden Direktur Prudential Syariah.
Aspek pengelolaan aset juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan total aset perusahaan sebesar 20 persen menjadi Rp8 triliun. Selain itu, aset investasi turut merangkak naik 17 persen hingga mencapai angka Rp6 triliun pada periode yang sama.
Tingkat solvabilitas perusahaan tercatat sangat kuat dengan Risk Based Capital (RBC) Dana perusahaan sebesar 1.496 persen dan RBC Dana Tabarru' di angka 209 persen. Angka ini berada jauh di atas ambang batas yang ditetapkan oleh regulator.
"Tingkat solvabilitas ini menjadi indikator kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada seluruh peserta secara amanah dan berkelanjutan," jelas Iskandar, Presiden Direktur Prudential Syariah.
Keunggulan merek perusahaan turut divalidasi oleh hasil survei independen yang menempatkan Prudential Syariah pada posisi pertama untuk Brand Preference dan Kepercayaan Peserta (rNPS). Kekuatan ini didukung oleh jaringan distribusi multi-channel yang melibatkan 64 ribu tenaga pemasar di seluruh wilayah Indonesia.
"Komitmen ini dilengkapi dengan fokus pada peserta melalui inovasi produk sesuai kebutuhan peserta dan layanan syariah yang berkualitas, relevan, dan terjangkau bagi keluarga Indonesia," papar Iskandar, Presiden Direktur Prudential Syariah.
Dalam hal realisasi perlindungan, Prudential Syariah telah menyalurkan klaim dan manfaat santunan dengan nilai total Rp2,2 triliun sepanjang 2025. Jumlah tersebut mencerminkan pembayaran manfaat rata-rata sekitar Rp6 miliar setiap harinya bagi para peserta.
"Komitmen Prudential Syariah tidak berhenti pada bisnis, namun juga pada kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat," lanjut Iskandar, Presiden Direktur Prudential Syariah.
Hingga akhir tahun 2025, program literasi dan inklusi keuangan syariah yang dijalankan perusahaan telah menjangkau lebih dari 1 juta individu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran asuransi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kemitraan strategis.