Pertamina Gandeng SLB Tingkatkan Produksi Migas di Houston

Pertamina Gandeng SLB Tingkatkan Produksi Migas di Houston
Foto: Ilustrasi Pertamina Gandeng SLB Tingkatkan Produksi Migas di Houston.

PT Pertamina (Persero) menjajaki kemitraan strategis bersama perusahaan penyedia teknologi global SLB dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) di Houston, Texas, Amerika Serikat, pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini dilakukan guna mempercepat peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional melalui optimalisasi sumber daya domestik.

Upaya kolaborasi tersebut bertujuan mendukung kemandirian energi Indonesia dengan memanfaatkan teknologi canggih untuk efisiensi operasional hulu migas, sebagaimana dilansir dari Nasional. Penjajakan ini mencakup berbagai aspek teknis mulai dari pengelolaan data digital hingga penurunan emisi karbon dalam proses produksi.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza memberikan penegasan bahwa sinergi dengan entitas teknologi global merupakan instrumen penting untuk membuka potensi cadangan migas yang lebih luas. Hal ini diharapkan mampu menjawab tantangan keberlanjutan industri energi di masa depan.

"Kolaborasi dengan mitra teknologi seperti SLB merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kami tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga memastikan operasi yang efisien, kompetitif, dan berkelanjutan," ujar Oki Muraza, Wakil Direktur Utama Pertamina.

Oki menambahkan bahwa fokus kerja sama ini juga menyasar pada penguatan pemanfaatan teknologi digital serta peningkatan keandalan aset operasional di lapangan. Penurunan biaya operasional menjadi target utama dalam skema efisiensi yang tengah dirancang oleh kedua belah pihak.

SLB sebagai penyedia solusi terintegrasi memiliki kapabilitas dalam pengembangan subsurface dan sistem produksi yang mendukung dekarbonisasi menuju target Net Zero Emission (NZE). Pemanfaatan teknologi rendah karbon dari SLB dinilai sejalan dengan transformasi sektor hulu migas Indonesia.

Integrasi teknologi digital dan data yang ditawarkan diharapkan mampu mempercepat pencapaian target produksi migas pemerintah. Sinergi ini sekaligus diproyeksikan dapat meningkatkan daya tarik investasi pada sektor energi serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Artikel terkait

Rekomendasi