Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Energi Nasional Melalui Jalur Laut

Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Energi Nasional Melalui Jalur Laut
Foto: Ilustrasi Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Energi Nasional Melalui Jalur Laut.

PT Pertamina Patra Niaga memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi konektivitas laut guna menjamin distribusi bahan bakar minyak dan elpiji ke seluruh pelosok Indonesia. Langkah strategis ini dipaparkan perusahaan pada Senin (4/5/2026) sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan energi di tengah tantangan geografis kepulauan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun menjelaskan bahwa pengoperasian kapal-kapal perusahaan menjadi instrumen utama dalam misi tersebut. Sejauh ini, proses pengiriman dilaporkan tidak mengalami hambatan signifikan sehingga ketersediaan stok di berbagai wilayah tetap terjaga secara konsisten.

"Shipping menjadi elemen strategis dalam menjaga stabilitas energi nasional," jelas Roberth Dumatubun sebagaimana dilansir dari Money.

Ketergantungan terhadap pelayaran sangat tinggi mengingat distribusi komoditas dari kilang dan terminal harus melewati jalur laut. Selain itu, manajemen berupaya memastikan kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) tetap mendapatkan akses energi yang setara dengan wilayah perkotaan.

"Lebih dari sekadar moda transportasi, shipping merupakan invisible infrastructure yang menopang distribusi energi nasional. Dalam karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan, keandalan sistem ini menjadi kunci agar energi dapat diakses secara merata, termasuk di wilayah 3T," ujar Roberth.

Kesiapan logistik juga menjadi fokus utama dalam penyaluran gas subsidi dan non-subsidi kepada masyarakat. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo menyebutkan bahwa perusahaan mengelola pendistribusian 223.000 metrik ton gas elpiji setiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan nasional.

"Sebagai bagian dari sistem distribusi energi nasional, kami terus mengoptimalkan kesiapan armada logistik untuk mendukung penyaluran elpiji ke masyarakat. Distribusi elpiji merupakan sistem yang saling terhubung, sehingga perlu dikelola secara seimbang antara pasokan dan kebutuhan,ÔÇØ ujar Ega.

Setiap kapal pengangkut elpiji yang dikerahkan memiliki kapasitas angkut berkisar antara 1.700 hingga 2.000 metrik ton per perjalanan. Besaran volume tersebut dirancang untuk menyokong kebutuhan energi di berbagai daerah secara efektif dan efisien melalui sistem armada logistik yang terintegrasi.

Artikel terkait

Rekomendasi