Pertamina Naikkan Harga Avtur Domestik dan Internasional Mei 2026

Pertamina Naikkan Harga Avtur Domestik dan Internasional Mei 2026
Foto: Ilustrasi Pertamina Naikkan Harga Avtur Domestik dan Internasional Mei 2026.

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar avtur untuk penerbangan domestik dan internasional mulai 1 Mei 2026 guna merespons lonjakan harga minyak global. Kebijakan ini berdampak pada tarif di berbagai titik pengisian pesawat di Indonesia.

Kenaikan signifikan terjadi pada harga avtur domestik di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta yang kini menyentuh angka Rp 27.357,54 per liter, seperti dilansir dari Suara. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 16,16 persen dibandingkan harga periode April yang sebesar Rp 23.551,08.

Sektor penerbangan internasional juga terdampak dengan penyesuaian harga sebesar 14,48 persen menjadi 162,9 dolar AS per liter. Sebelumnya, pada periode April 2026, harga bahan bakar untuk rute mancanegara tersebut dipatok pada angka 142,3 dolar AS per liter.

Lonjakan harga komoditas ini dipicu oleh ketidakstabilan harga minyak mentah dunia yang telah melampaui 100 dolar AS per barel sejak akhir Februari. Pada Kamis, 30 April 2026, minyak Brent tercatat melonjak hingga 110 dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada pada level 106 dolar AS per barel.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan penjelasan mengenai ketergantungan harga bahan bakar pesawat pada kondisi pasar luar negeri. Menurutnya, pergerakan nilai avtur merupakan konsekuensi dari dinamika ekonomi internasional.

"Harga avtur memang ini kan adalah harga pasar, dan otomatis karena ini juga melayani pengisian avtur global, pesawat-pesawat dari luar negeri yang masuk, maka mekanisme pasar yang terjadi adalah mekanisme pasar," kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Bahlil Lahadalia untuk merespons fluktuasi harga energi yang terus meningkat. Penyesuaian harga ini akan berlaku secara nasional untuk periode 1 hingga 31 Mei 2026 melalui pemantauan berkala pada laman resmi Pertamina.

Artikel terkait

Rekomendasi