Pertamina Geothermal Energy Manfaatkan Panas Bumi untuk Sektor Pangan

Pertamina Geothermal Energy Manfaatkan Panas Bumi untuk Sektor Pangan
Foto: Ilustrasi Pertamina Geothermal Energy Manfaatkan Panas Bumi untuk Sektor Pangan.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) melakukan ekspansi ke sektor pangan melalui proyek pertanian berbasis panas bumi untuk mendorong hilirisasi energi nasional. Upaya ini diresmikan melalui penandatanganan Joint Study Development Agreement (JSDA) Project Beyond Katrili di Jakarta pada Minggu (10/5/2026).

Kolaborasi strategis ini melibatkan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris, sebagaimana dilansir dari Ekonomi. Fokus utama kemitraan ini adalah mengintegrasikan riset panas bumi dengan teknologi pertanian guna menghasilkan booster berbasis silika geotermal.

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Andi Joko Nugroho menjelaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan solusi nyata untuk menjawab tantangan sektor pertanian. Inovasi ini ditargetkan mampu meningkatkan kualitas tanah serta memperkuat daya tahan tanaman di area operasional, terutama Sulawesi Utara.

"Hilirisasi energi menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi sumber daya Indonesia. Kolaborasi ini mempercepat inovasi sekaligus menjadi implementasi visi kami dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional," ujar Andi Joko Nugroho, Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk.

Penggunaan silika geotermal dalam proyek ini diproyeksikan mampu mendorong peningkatan hasil panen secara berkelanjutan. Andi menegaskan bahwa ke depan, bisnis panas bumi perusahaan akan mencakup aspek di luar kelistrikan atau beyond electricity.

"Pemanfaatan energi panas bumi yang terintegrasi dengan sektor pertanian menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian energi, ketahanan pangan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia," pungkas Andi Joko Nugroho.

Project Beyond Katrili kini menjadi bagian dari peta jalan besar PGEO dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan di berbagai sektor ekonomi. Langkah integrasi ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian energi sekaligus mendukung kedaulatan pangan Indonesia di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi