Pertamina Lakukan Pembersihan Data Barcode BBM Subsidi yang Menghilang

Pertamina Lakukan Pembersihan Data Barcode BBM Subsidi yang Menghilang
Foto: Ilustrasi Pertamina Lakukan Pembersihan Data Barcode BBM Subsidi yang Menghilang.

Sejumlah pengguna bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi melaporkan hilangnya barcode pada aplikasi MyPertamina secara tiba-tiba yang mengharuskan mereka melakukan pendaftaran ulang untuk mendapatkan akses Solar maupun Pertalite. Fenomena ini muncul akibat kebijakan pembersihan data sistem yang dilakukan oleh pihak Pertamina pada April 2026.

Keluhan tersebut banyak disuarakan oleh masyarakat yang sebelumnya telah terdaftar dalam program subsidi tepat namun kini tidak lagi memiliki kode akses transaksi. Kejadian ini dilaporkan mengganggu proses pembelian bahan bakar bagi konsumen yang sangat bergantung pada subsidi untuk mobilitas harian mereka.

Dilansir dari Otomotif, salah satu konsumen asal Jakarta Timur bernama Narendra Wicaksana (27) mengungkapkan bahwa dirinya baru menyadari kehilangan akses tersebut setelah menerima notifikasi resmi. Pengecekan pada situs resmi menunjukkan bahwa status kepesertaannya telah dihapus beberapa hari sebelumnya.

ÔÇ£Jadi notifikasi barcode hilang itu baru saya tahu di tanggal 22 April. Setelah mengecek di situs subsidi tepat Pertamina, rupanya sudah dari tanggal 19 April, dan saya diminta untuk daftar ulang,ÔÇØ ujar Narendra, kepada Kompas.com (26/4/2026).

Meskipun Narendra segera melakukan prosedur pendaftaran kembali sesuai instruksi, upaya tersebut tidak langsung membuahkan hasil. Ia mendapati bahwa permohonan yang diajukannya melalui platform resmi justru mendapatkan penolakan tanpa alasan yang langsung terlihat jelas.

ÔÇ£Tapi setelah saya ajukan di tanggal 22 April, rupanya tanggal 26 ini baru tahu kalau permintaan ditolak,ÔÇØ kata dia.

Menanggapi laporan yang meluas tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth Dumatubun memberikan klarifikasi mengenai penyebab teknis di balik hilangnya data konsumen. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi basis data penerima subsidi.

ÔÇ£Untuk konsumen yang barcode-nya hilang, ada kemungkinan karena Cleansing System berkala karena data-data yang di dalam sistem kurang lengkap atau kurang sempurna,ÔÇØ ujar Roberth, kepada Kompas.com, Minggu (26/4/2026).

Pihak manajemen menekankan bahwa sistem secara otomatis melakukan verifikasi ulang guna memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran kepada yang berhak. Konsumen yang mengalami kendala teknis disarankan segera melakukan koordinasi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

ÔÇ£Konsumen dapat menghubungi 135 untuk memverifikasi ulang datanya apabila memang benar pengguna subsidi,ÔÇØ kata dia.

Masyarakat yang terdampak diarahkan untuk mengakses situs subsiditepat.mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina guna memperbarui informasi kendaraan mereka. Ketelitian dalam mengisi data, termasuk nomor polisi kendaraan, menjadi kunci utama agar proses verifikasi ulang tidak mengalami penolakan oleh sistem.

Artikel terkait

Rekomendasi