Pernyataan Prabowo dan Konflik Global Lemahkan IHSG Serta Bursa Asia

Pernyataan Prabowo dan Konflik Global Lemahkan IHSG Serta Bursa Asia
Foto: Ilustrasi Pernyataan Prabowo dan Konflik Global Lemahkan IHSG Serta Bursa Asia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan bursa regional Asia mengalami pelemahan akibat sentimen negatif domestik serta meningkatnya kekhawatiran konflik di Timur Tengah pada Senin (18/5/2026). Dilansir dari Investasi, penurunan ini diperparah oleh aksi jual tajam di Wall Street dan melambatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Pelaku pasar merespons negatif pernyataan Prabowo yang menyebut masyarakat di wilayah pedesaan tidak menggunakan dolar AS dalam aktivitas sehari-hari. Komentar tersebut dinilai memperlihatkan kurangnya kepekaan pemerintah terhadap urgensi stabilisasi mata uang.

"Ini sebagai sinyal lemahnya komitmen pemerintah dan otoritas lainnya dalam menjaga nilai tukar dan membangun kredibilitas fundamental ekonomi nasional di mata investor global," kata Tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas, Senin (18/5/2026).

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memicu sikap hati-hati di pasar setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan peringatan baru kepada Iran. Sikap keras Trump ini meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut dan potensi gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz.

Kekhawatiran investor semakin memuncak menyusul adanya laporan mengenai serangan terhadap fasilitas energi di Teluk Persia selama akhir pekan. Sementara itu, aktivitas ekonomi Tiongkok ikut melambat dengan produksi industri April 2026 hanya tumbuh 4,1% year-on-year, di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,9%.

Artikel terkait

Rekomendasi