Permata Bank Perluas Akses Finansial Lewat Kampanye Syariah untuk Semua

Permata Bank Perluas Akses Finansial Lewat Kampanye Syariah untuk Semua
Foto: Ilustrasi Permata Bank Perluas Akses Finansial Lewat Kampanye Syariah untuk Semua.

Upaya memperluas jangkauan layanan keuangan berbasis syariah kini terus dipacu agar semakin inklusif dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Langkah ini diambil seiring meningkatnya kebutuhan terhadap sistem keuangan yang mengedepankan keterbukaan dan keadilan, seperti dilansir dari Investortrust.

Direktur Utama Permata Bank Meliza M Rusli menjelaskan bahwa langkah strategis ini bertujuan mendekatkan solusi finansial kepada masyarakat yang lebih luas. Nilai-nilai dasar perbankan syariah dinilai mampu menjadi fondasi kuat untuk memberikan kemaslahatan bersama.

"Kami percaya bahwa nilai-nilai syariah seperti transparansi, keadilan, dan keberlanjutan dapat menjadi fondasi dalam menghadirkan solusi keuangan yang memberikan manfaat bagi lebih banyak orang," ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (26/3/2026).

Sektor finansial ini tidak lagi sekadar menjadi alternatif bagi kelompok tertentu. Banyak nasabah kini melirik instrumen syariah karena mencari sistem tata kelola yang adil, transparan, serta berkelanjutan untuk jangka panjang.

Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank Rudy Basyir menambahkan bahwa pendekatan ini mempertegas komitmen instansi dalam mengawal setiap fase kehidupan finansial nasabah. Kehadiran layanan modern diharapkan mampu memberikan rasa aman dan ketenangan dalam pengelolaan dana.

"Kami hadir mendampingi perjalanan hidup masyarakat dari berbagai kalangan dan latar belakang. Pendekatan ini menekankan kehadiran layanan syariah yang inklusif dan relevan di berbagai fase kehidupan, serta memberikan ketenangan dalam mengelola rezeki," katanya.

Sektor ekonomi syariah di Indonesia menorehkan pertumbuhan yang sangat positif dan menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Minat masyarakat yang terus melonjak terhadap produk berbasis syariah mendorong penguatan industri ini secara signifikan.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset perbankan syariah pada Oktober 2025 sukses menembus angka Rp1.028,18 triliun. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 11,34% secara year on year (yoy), sebuah rekor tertinggi dalam sejarah industri finansial syariah domestik.

Pada kancah global, posisi Indonesia semakin diperhitungkan dengan menduduki peringkat ketiga dalam Global Islamic Economy Indicator 2024-2025. Pencapaian ini menjadi lompatan besar yang sangat masif dibandingkan periode sebelumnya yang berada di urutan ke-11.

Artikel terkait

Rekomendasi