Bank Indonesia Perluas Jangkauan QRIS Antarnegara ke Enam Negara

Bank Indonesia Perluas Jangkauan QRIS Antarnegara ke Enam Negara
Foto: Ilustrasi Bank Indonesia Perluas Jangkauan QRIS Antarnegara ke Enam Negara.

Bank Indonesia terus memperluas jangkauan layanan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS ke kancah global. Inovasi yang dikenal sebagai QRIS Cross-Border ini memungkinkan masyarakat melakukan transaksi pembayaran di luar negeri dengan nilai tukar yang kompetitif.

Dilansir dari Suara, teknologi ini merupakan standar kode QR nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Melalui sistem ini, pelancong asal Indonesia tidak perlu lagi menukar uang tunai dalam jumlah besar saat berkunjung ke negara mitra.

Hingga saat ini, penetrasi QRIS di luar negeri telah mencakup beberapa negara di kawasan Asia. Program ini bertujuan menghubungkan pembayaran ritel lintas batas guna meningkatkan efisiensi transaksi bagi masyarakat maupun pelaku UMKM.

Thailand menjadi pionir yang menjalin kerja sama penuh sejak Agustus 2022. Wisatawan kini dapat melakukan pembayaran di Bangkok atau Phuket dengan memindai kode QR milik bank-bank Thailand yang berpartisipasi melalui aplikasi perbankan Indonesia.

Malaysia menyusul dengan implementasi resmi pada Mei 2023 melalui kolaborasi antara Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia. Integrasi ini memungkinkan warga Indonesia berbelanja di berbagai merchant Malaysia dengan memindai DuitNow QR, dan berlaku pula bagi warga Malaysia di Indonesia.

Singapura resmi bergabung dalam jaringan ini pada November 2023 lewat kerja sama dengan Monetary Authority of Singapore. Pengguna aplikasi pembayaran Indonesia dapat memindai NETS QR atau SGQR yang tersedia di berbagai gerai di Negeri Singa tersebut.

Ekspansi ke Jepang, Korea Selatan, dan China

Mulai 17 Agustus 2025, QRIS Cross Border sudah dapat digunakan di Jepang melalui pemindaian JPQR. Saldo Rupiah milik pengguna akan secara otomatis dikonversi ke mata uang Yen saat transaksi berlangsung.

Korea Selatan turut mengintegrasikan sistem ini mulai 1 April 2026 melalui kerja sama antara Bank Indonesia dan Bank of Korea. Wisatawan dapat bertransaksi langsung menggunakan Rupiah dengan konversi otomatis ke Won.

Wilayah China juga sudah mulai melayani QRIS sejak 30 April 2026, meski penggunaannya masih terbatas pada UnionPay QR dan Alipay QR. Untuk layanan lain seperti WeChat Pay QR, saat ini masih dalam tahap pengembangan teknologi.

Keunggulan Bertransaksi dengan QRIS di Mancanegara

Salah satu manfaat utama penggunaan QRIS di luar negeri adalah penggunaan kurs real-time yang seringkali lebih murah dibandingkan penukaran di money changer. Hal ini memberikan nilai ekonomis lebih bagi para pengguna.

Aspek keamanan juga menjadi keunggulan karena pengguna tidak perlu membawa banyak uang tunai yang berisiko hilang. Selain itu, setiap riwayat transaksi akan tercatat secara transparan pada mutasi saldo aplikasi dalam nominal Rupiah.

Layanan ini juga mendukung sektor ekonomi mikro di negara mitra. Di Thailand dan Malaysia, QRIS bahkan dapat digunakan pada pedagang kaki lima atau pasar tradisional selama mereka menyediakan kode QR standar negara tersebut.

Selain negara-negara yang sudah aktif, Bank Indonesia tengah melakukan negosiasi dengan beberapa negara maju lainnya. India dan Arab Saudi diproyeksikan akan segera menyusul dalam jaringan pembayaran regional ini dalam waktu dekat.

Artikel terkait

Rekomendasi