Umat Islam di seluruh dunia mulai menantikan kepastian jadwal Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi. Penentuan tanggal 10 Dzulhijjah di Arab Saudi menjadi krusial karena berkaitan erat dengan puncak ibadah haji dan pelaksanaan kurban.
Berdasarkan perhitungan kalender Ummul Qura dan astronomi, Hari Raya Idul Adha 1447 H di Arab Saudi diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Informasi ini dikutip dari Cahaya yang merujuk pada data kalender Hijriah astronomi terkini.
Merujuk pada estimasi tersebut, puncak ibadah haji atau wukuf di Padang Arafah kemungkinan besar akan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026. Penetapan resmi nantinya tetap menunggu hasil rukyatul hilal yang diputuskan oleh Mahkamah Agung Arab Saudi.
Slamet Hambali dalam buku Ilmu Falak Praktik menjelaskan bahwa kalender Hijriah sangat bergantung pada siklus revolusi bulan. Hal ini menyebabkan tanggal perayaan Idul Adha selalu bergeser lebih awal sekitar 10 hingga 11 hari setiap tahunnya dalam penanggalan Masehi.
Keputusan otoritas Saudi sering menjadi acuan bagi banyak negara untuk menetapkan puasa Arafah. Namun, Sayyid Sabiq melalui kitab Fiqh Sunnah menyebutkan bahwa perbedaan lokasi terlihatnya hilal atau mathlaÔÇÖ dapat memicu perbedaan awal bulan antarwilayah.
Di Indonesia, Kementerian Agama biasanya menyelenggarakan sidang isbat untuk menentukan tanggal resmi berdasarkan metode hisab dan rukyat nasional. Kondisi ini memungkinkan adanya perbedaan jadwal antara Indonesia dengan Arab Saudi.
Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling fundamental. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
ÔÇ£Al-hajju ArafahÔÇØ
Kutipan hadis tersebut menegaskan bahwa haji adalah Arafah. Jutaan jemaah akan berkumpul untuk berdoa dan berzikir sejak matahari tergelincir pada 9 Dzulhijjah hingga menjelang waktu malam.
Imam Al-Ghazali dalam buku Rahasia Haji dan Umrah menyebut Arafah sebagai simbol Padang Mahsyar. Bagi mereka yang tidak berhaji, hari tersebut menjadi momentum untuk melaksanakan puasa sunnah Arafah yang memiliki keutamaan menghapus dosa.
Setelah pelaksanaan salat Id, umat Islam akan memasuki hari tasyrik yang dilarang untuk berpuasa. Berikut adalah perkiraan jadwal hari tasyrik 2026 menurut kalender astronomi:
- 11 Dzulhijjah 1447 H: Kamis, 28 Mei 2026
- 12 Dzulhijjah 1447 H: Jumat, 29 Mei 2026
- 13 Dzulhijjah 1447 H: Sabtu, 30 Mei 2026
Imam Ash-ShanÔÇÜn─½ dalam kitab Subulus Salam menjelaskan bahwa hari tasyrik merupakan waktu untuk makan, minum, dan berzikir. Larangan puasa bertujuan agar umat Islam dapat menikmati karunia Allah setelah menunaikan ibadah besar kurban.
Tradisi kurban sendiri merujuk pada sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagaimana ditulis dalam buku Qashash al-Anbiya karya Ibnu Katsir. Di Arab Saudi, proses penyembelihan dan distribusi daging dilakukan melalui sistem manajemen yang sangat terorganisasi.
Pemerintah Arab Saudi biasanya mulai meningkatkan kesiapan layanan kesehatan, keamanan, dan transportasi menjelang musim haji. Masyarakat diimbau tetap menunggu pengumuman resmi dari otoritas terkait guna memastikan tanggal pelaksanaan ibadah secara akurat.