Perbankan Digital Indonesia Catat Pertumbuhan Rekening Dana Pihak Ketiga 35 Persen

Perbankan Digital Indonesia Catat Pertumbuhan Rekening Dana Pihak Ketiga 35 Persen
Foto: Ilustrasi Perbankan Digital Indonesia Catat Pertumbuhan Rekening Dana Pihak Ketiga 35 Persen.

Industri perbankan digital di Indonesia mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2026 seiring dengan agresifnya perluasan basis pengguna dan peningkatan aktivitas transaksi nasabah. Data Otoritas Jasa Keuangan per Maret 2026 memperlihatkan lonjakan pada jumlah rekening dana pihak ketiga dan kredit.

Dilansir dari Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa jumlah rekening dana pihak ketiga perbankan digital mengalami kenaikan sebesar 35,38 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Pada periode yang sama, pertumbuhan juga terjadi pada jumlah rekening kredit perbankan digital yang meningkat sebesar 27,31 persen yoy.

Meskipun performa tersebut tumbuh dengan pesat, kontribusi dari sektor perbankan digital terhadap industri perbankan nasional secara keseluruhan masih tergolong kecil. Data dari OJK menunjukkan bahwa akumulasi total aset, penyaluran kredit, serta dana pihak ketiga perbankan digital saat ini masih berada di bawah angka 2 persen dari total industri perbankan nasional.

Tren positif dari ekspansi industri ini juga dirasakan oleh PT Krom Bank Indonesia Tbk yang terus mendorong pertumbuhan kuantitas pengguna. Emiten perbankan digital ini mencatatkan rasio pengguna aktif bulanan mencapai kisaran 45 persen dari total keseluruhan nasabah, meskipun perseroan belum mempublikasikan angka pasti total penggunanya.

Langkah strategis terus disiapkan oleh manajemen perseroan guna mempercepat pertambahan jumlah nasabah baru lewat inovasi layanan yang menyasar segmen usia muda.

"Untuk memacu ekspansi nasabah ke depan, Krom Bank fokus menghadirkan solusi finansial yang relevan bagi Gen Z dan Milenial," kata Anton Hermawan, Direktur Utama Krom Bank.

Guna menunjang strategi penambahan basis pengguna tersebut, Krom Bank turut menyediakan pelbagai keuntungan komersial bagi para nasabahnya. Stimulus yang diberikan oleh perseroan meliputi pemberian bunga simpanan yang kompetitif, program promo uang kembali atau cashback, hingga penyediaan fasilitas bebas biaya transfer.

Artikel terkait

Rekomendasi