Pemilik Mobil Listrik Perlu Sesuaikan Sistem Rem Saat Musim Hujan

Pemilik Mobil Listrik Perlu Sesuaikan Sistem Rem Saat Musim Hujan
Foto: Ilustrasi Pemilik Mobil Listrik Perlu Sesuaikan Sistem Rem Saat Musim Hujan.

Pemilik mobil listrik (EV) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi sistem pengereman saat memasuki musim penghujan guna menjaga keselamatan berkendara. Fokus utama perawatan terletak pada integrasi sensor elektronik dan komponen fisik agar performa deselerasi tetap presisi di jalanan basah.

Kebutuhan perhatian khusus ini disebabkan oleh karakteristik mobil listrik yang menggunakan sistem pengereman regeneratif. Sebagaimana dilansir dari Otomotif, Budi Darmawan Jantania selaku Vice Country Director Chery Business Unit menjelaskan bahwa aspek utama perawatan adalah menjaga performa rem regeneratif dan rem cakram mekanis.

"Dengan cara membersihkan cakram setelah menerobos genangan, mengurangi mode pengereman regeneratif saat licin, serta melakukan pengecekan rutin kampas dan cakram rem di bengkel resmi," ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Optimalisasi sistem sangat krusial bagi kendaraan listrik meskipun jenis mobil ini dikenal memiliki frekuensi perawatan yang lebih minim dibandingkan mobil konvensional.

"Karena meskipun EV lebih sedikit perawatannya, sistemnya tetap perlu optimal untuk keselamatan di jalan basah," kata Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Pemeriksaan responsivitas pedal rem juga menjadi langkah preventif yang disarankan sebelum memulai perjalanan. Pengendara diminta memastikan pedal tidak terasa licin atau kehilangan sensitivitas akibat kelembapan tinggi.

"Gunakan rem secara perlahan setelah melewati genangan untuk mengeringkan cakram rem dan memastikan performa optimal," ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Selain tindakan setelah melewati genangan, pembersihan kotoran atau air yang menempel pada piringan cakram harus dilakukan secara berkala. Penggantian minyak rem pun wajib mengikuti jadwal rutin, yakni setiap 3 tahun atau saat mencapai jarak tempuh 60.000 km.

"Periksa ketebalan kampas dan kondisi piringan cakram secara rutin, bersihkan jika ada kotoran atau air. Ganti minyak rem sesuai jadwal, misalnya, 3 tahun/60.000 km, untuk menjaga sistem hidrolik tetap baik," kata Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Bagi kendaraan bertenaga listrik, pengaturan tingkat pengereman regeneratif saat kondisi jalan licin sangat berpengaruh pada kendali roda. Menurunkan level pengereman regeneratif dapat membantu menjaga daya cengkeram ban agar tidak hilang secara mendadak.

"Lakukan servis berkala sesuai buku manual, terutama memeriksa sensor dan kontrol elektronik pada sistem rem. Usahakan hindari genangan air yang terlalu tinggi untuk melindungi komponen elektronik sensitif, termasuk port pengisian daya," ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Pemilik kendaraan juga diminta untuk peka terhadap perubahan suara saat melakukan pengereman sebagai indikasi awal masuknya kotoran ke dalam sistem.

Budi menambahkan, segera periksa jika ada suara aneh dari rem, bisa jadi ada kotoran atau air yang masuk.

Artikel terkait

Rekomendasi