Masa bakti sepuluh tahun Pep Guardiola bersama Manchester City resmi berakhir setelah pertandingan pamungkas kontra Aston Villa pada hari Minggu.
Menjelang kepergiannya, juru taktik asal Spanyol tersebut menegaskan tidak akan terlibat dalam proses penentuan manajer baru yang akan menggantikan posisinya di Etihad Stadium, seperti dikutip dari Suara.
Mantan asisten Guardiola yang pernah menangani Chelsea, Enzo Maresca, kini menjadi kandidat paling kuat untuk menakhodai Manchester City pada musim kompetisi mendatang.
Kendati demikian, Guardiola merasa dirinya sama sekali tidak memiliki kewajiban atau hak untuk ikut memilih suksesornya.
"Tidak bisa bekerja hanya dengan menyalin dan menempel dalam pekerjaan seperti ini," kata Guardiola dikutip dari ESPN.
"Anda harus unik, alami, dan menjadi diri sendiri. Manajer baru nanti akan menjadi dirinya sendiri. Ketika mulai mencoba menjadi salinan orang lain, itu tidak akan berhasil," lanjutnya.
"Setiap orang punya karakter masing-masing. Harus seperti itu, dan saya yakin semuanya akan berjalan baik," tuturnya menambahkan.
Di samping urusan pergantian nahkoda tim, Manchester City saat ini masih dihadapkan pada persoalan hukum terkait 115 tuntutan pelanggaran aturan finansial dari Premier League yang bergulir sejak Februari 2023.
Mengenai kasus tersebut, Guardiola kembali menyuarakan keyakinannya bahwa pihak klub tidak melakukan kesalahan apa pun.
"Karena saya percaya kepada mereka," ujar Guardiola.
"Saya percaya kepada mereka karena saya berbicara dengan mereka dan saya percaya bagaimana mereka bertindak serta menjalankan semuanya. Jadi apa pun yang terjadi nanti, akan ada keputusan akhirnya. Saya percaya kepada mereka," lanjutnya.
Terkait kelanjutan masa depannya, pria yang pernah menukari Barcelona ini mengaku ingin mengambil masa rehat demi berkumpul kembali dengan keluarga setelah sekian lama sibuk di dunia sepak bola.
"Saya tidak punya rencana apa pun untuk masa depan selain beristirahat dan mengembalikan waktu yang hilang bersama anak-anak saya ketika mereka tumbuh besar," ungkap Pep Guardiola.
"Saya bahkan tidak memikirkan sepak bola untuk beberapa tahun ke depan. Saya perlu istirahat dan merenung. Setelah itu baru kita lihat apa yang terjadi," tuturnya menambahkan.
Meski begitu, Guardiola tetap membiarkan spekulasi berkembang mengenai peluang dirinya melatih tim nasional di masa depan, termasuk andai ada tawaran dari Timnas Inggris.