Manajer asal Spanyol Pep Guardiola resmi menyudahi masa baktinya selama satu dekade di Manchester City lewat acara parade trofi dan pesta perpisahan meriah bersama ribuan suporter di Manchester pada Senin (25/5) malam waktu setempat.
Acara pelepasan sang pelatih yang dilansir dari Media Indonesia tersebut dimeriahkan dengan pemutaran pesan video khusus dari legenda bola basket dunia, Michael Jordan, di arena Co-op Live setelah parade bus terbuka berakhir.
Mantan bintang Chicago Bulls itu menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian karier Guardiola sembari melontarkan gurauan mengenai kegemaran sang juru taktik dalam bermain golf.
"Hai Pep, ini Michael Jordan. Saya hanya ingin mengucapkan selamat atas karier yang luar biasa," ujar Michael Jordan.
Pria yang mengoleksi enam cincin juara NBA tersebut juga mendoakan agar Guardiola dapat menikmati masa luangnya dengan baik setelah tidak lagi melatih.
"Nikmati masa pensiunmu. Semoga sukses di lapangan golf dan semoga pukulanmu selalu lurus. Selamat," lanjut Michael Jordan.
Sebelum menghadiri pesta di dalam ruangan, Guardiola bersama para pemain dan staf menaiki bus atap terbuka menuju Stadion Etihad yang dipadati oleh ribuan pendukung setianya sepanjang jalanan kota.
Masa bakti pelatih berumur 55 tahun itu ditutup dengan raihan trofi Piala FA dan Piala Liga Inggris pada musim terakhirnya, meskipun mereka harus finis di peringkat kedua klasemen Liga Primer Inggris di bawah Arsenal.
Sejak pertama kali menangani Manchester City pada 2016, Guardiola tercatat telah menyumbang total 20 trofi, termasuk enam gelar juara Liga Primer Inggris dan satu trofi Liga Champions perdana pada tahun 2023.
Pertandingan pamungkas sang manajer berakhir emosional saat Manchester City menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa pada akhir pekan lalu yang membuat Guardiola sempat meneteskan air mata selepas laga.
Dalam acara puncak perpisahan, para pemain membawa seluruh piala yang diraih selama era Guardiola ke atas panggung di depan sekitar 19 ribu penonton, diikuti sesi wawancara perpisahan bersama personel Oasis, Noel Gallagher.
"Perpisahan untuk John (Stones), Bernie (Bernardo Silva), dan semua legenda luar biasa seperti Vinny (Vincent Kompany), Fernandinho, Eddy (Ederson), Jack (Grealish), dan masih banyak lagi," kata Pep Guardiola.
Guardiola mengungkapkan bahwa momentum malam perpisahan itu memperlihatkan kekuatan hubungan emosional yang erat antara dirinya, manajemen klub, dan seluruh pendukung sejak hari pertama kedatangannya.
"Saya merasa malam ini benar-benar menunjukkan koneksi yang dimiliki klub ini. Khaldoon Al Mubarak, semua orang di klub, dan semua fans City yang sudah terhubung sejak menit pertama. Terima kasih banyak. Rasa terima kasih saya tidak akan pernah cukup. Selamanya, sepanjang hidup saya, kalian akan selalu ada di hati saya," tutur Pep Guardiola.
Sebagai bentuk penghormatan jangka panjang atas dedikasinya, pihak manajemen klub telah memutuskan untuk mengganti nama Tribun Utara Stadion Etihad menjadi nama Pep Guardiola serta berencana mendirikan sebuah patung dirinya.