Jumlah pengguna moda transportasi publik utama di Ibu Kota mencatatkan tren positif secara tahunan pada Maret 2026 sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta. Kenaikan volume penumpang tersebut terjadi pada layanan MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang dilansir dari Megapolitan, pertumbuhan tertinggi secara persentase dialami oleh LRT Jakarta yang mencapai 27,10 persen. Sementara itu, MRT Jakarta mengalami kenaikan sebesar 9,03 persen dan layanan bus Transjakarta tumbuh 7,67 persen secara tahunan.
Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan statistik transportasi ini di Jakarta pada Senin (4/5/2026).
ÔÇ£Pada bulan Maret 2026, moda transportasi MRT Jakarta dan Transjakarta secara tahunan tumbuh positif,ÔÇØ kata Kadarmanto, Kepala BPS DKI Jakarta.
Untuk moda MRT Jakarta, total penumpang sepanjang Maret 2026 menyentuh angka 3,49 juta orang. Meskipun tumbuh secara tahunan, jumlah ini sebenarnya mengalami penurunan sebesar 3,45 persen jika dibandingkan dengan capaian pada Februari 2026.
Aktivitas operasional MRT Jakarta tercatat melakukan 7.911 perjalanan selama satu bulan penuh. Frekuensi perjalanan ini meningkat 9,73 persen secara bulanan, namun jika dibandingkan Maret 2025, angka tersebut turun 1,89 persen.
Di sisi lain, LRT Jakarta melayani 114,67 ribu penumpang pada Maret 2026 yang menunjukkan kenaikan 11,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kadarmanto menjelaskan lebih lanjut mengenai performa operasional kereta ringan tersebut.
ÔÇ£Jumlah perjalanan LRT Jakarta mencapai 6.324 perjalanan yang meningkat secara bulanan sebesar 10,71 persen dan tidak mengalami perubahan jika dibandingkan bulan Maret 2025,ÔÇØ ujar Kadarmanto, Kepala BPS DKI Jakarta.
Transjakarta tetap menjadi primadona dengan volume penumpang terbesar mencapai 32,13 juta orang pada Maret 2026. Kendati memimpin dari segi jumlah, angka ini turun 2,27 persen dibandingkan performa bulan Februari 2026.
Dari aspek armada, tercatat sebanyak 4.792 unit bus Transjakarta beroperasi selama Maret 2026. Jumlah armada operasional ini mengalami kenaikan sebesar 4,22 persen secara bulanan, walaupun secara tahunan angkanya masih lebih rendah 2,82 persen.
| Moda Transportasi | Jumlah Penumpang | Pertumbuhan Tahunan (YoY) |
|---|---|---|
| Transjakarta | 32,13 Juta | 7,67% |
| MRT Jakarta | 3,49 Juta | 9,03% |
| LRT Jakarta | 114,67 Ribu | 27,10% |